Selain latihan aerobik dan latihan kekuatan, penderita stroke harus sering melakukan peregangan untuk meningkatkan fleksibilitas. Anda mungkin merasa sulit mengangkat tangan dan menggerakkan kaki. Cobalah dan regangkan sebelum atau sesudah latihan Anda yang lain, dan gerakan Anda akan menjadi lebih mudah dilakukan.
Anda mungkin juga ingin menggabungkan latihan keseimbangan karena penderita stroke sering kehilangan keseimbangan. Penderita stroke disarankan untuk memasukkan antara dua hingga tiga sesi latihan keseimbangan atau koordinasi ke dalam rutinitas Anda.
Baca Juga: PeduliLindungi Resmi Menjadi SATUSEHAT Mobile, Apa bedanya? Cek di sini!
Selain itu, sebagai sumber dukungan bagi Anda baik secara emosional maupun fisik, banyak penyedia layanan kesehatan merekomendasikan agar penderita stroke terlibat dalam aktivitas kebugaran kelompok. Kegiatan tersebut bisa berupa aerobik air, zumba, spin, atau pilates. Anda juga dapat menyelidiki melakukan aktivitas kelompok yang santai seperti berjalan kaki atau bersepeda. Memiliki elemen komunitas dalam perjalanan kebugaran Anda dapat memberi Anda banyak kekuatan, motivasi, dan tanggung jawab saat Anda memperkenalkan kembali kebugaran dalam hidup Anda selama masa sulit ini.
Artikel Terkait
Layanan vaksinasi rabies jemput bola digencarkan di Jakarta Utara
PeduliLindungi End! Berubah menjadi SATUSEHAT Mobile per 1 Maret 2023
PeduliLindungi Resmi Menjadi SATUSEHAT Mobile, Apa bedanya? Cek di sini!
Cukup 3 langkah, Lakukan Update Aplikasi Peduli Lindungi menjadi SATUSEHAT Mobile
Buah Naga , Diam Diam Punya Segudang Manfaat