"Itu sangat mengharukan bagi saya. Pengalaman ini, itu sesuatu yang luar biasa," tambahnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menkeu AS Treasury Secretary Janet Yellen
Misi ini dilakukan 12 minggu setelah peluncuran awak pertama Blue Origin, yang membawa ke luar angkasa pendiri perusahaan Jeff Bezos, saudaranya Mark, perintis penerbangan berusia 82 tahun Wally Funk dan mahasiswa Belanda berusia 18 tahun Oliver Daemen.
Shatner juga membuat rekor baru sebagai orang tertua yang pergi ke luar angkasa pada usia 90 tahun — rekor yang sebelumnya dibuat oleh Funk pada peluncuran Blue Origin pada 20 Juli, seperti dikutip dari Live Science.
Kapsul roket Shepard Baru ini lepas landas dari Situs Peluncuran Satu Blue Origin, dekat kota Van Horn di Texas Barat, pada pukul 9 pagi waktu setempat (10 pagi EDT; 1400 GMT).
Baca Juga: Kominfo Sudah Memutus Akses 4.873 Fintech Ilegal
Yang ikut bersama Shatner pada misi NS-18 — peluncuran kendaraan New Shepard ke-18 — adalah wakil presiden misi dan operasi penerbangan Blue Origin, Audrey Powers; Glen de Vries, wakil ketua untuk ilmu kehidupan dan perawatan kesehatan di perusahaan perangkat lunak Prancis Dassault Systèmes; dan Chris Boshuizen, salah satu pendiri perusahaan pengamatan Bumi Planet.
Seluruh penerbangan berlangsung sekitar 11 menit, dan kru mengalami sekitar empat menit tanpa bobot saat berada di luar angkasa.***
Artikel Terkait
FBI Selidiki Lima Negara Bagian di Amerika Serikat Terkait Pembelajaran Tatap Muka
Yogyakarta Dicanangkan Menjadi Kota Hanacaraka Di Hari Aksara Internasional 2021
Bandara Ngurah Rai, Bali Boleh Buka Penerbangan Internasional, Meski Pemerintah Perpanjang PPKM 5-18 Oktober
Resmi! Sirkuit Internasional Mandalika Masuk Kalender Tuan Rumah MotoGP Musim 2022
Bandara Gusti Ngurah Rai Buka Pintu Penerbangan Internasional, Yuk Simak 11 Prosedur Penanganan Turis di Bali