| TITIKTEMU.CO Berbeda dengan dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia yang berjalan lancar dengan prokes ketat, di Amerika Serikat, justru Agen Pemerintah Federal (FBI) membuka penyelidikan terhadap lima negara bagian yang mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Baca Juga: Gubernur Anies Baswedan: Alhamdulillah 610 Sekolah di DKI Jakarta Sudah Mulai Melaksanakan PTM Langkah penyelidikan tersebut diambil setelah muncul aksi protes para orangtua siswa terhadap kebijakan PTM tanpa masker, yang dikeluarkan pihak Departemen Pendidikan dari kelima negara bagian tersebut. “Kebijakan Departemen Pendidikan dari lima negara ini berlebihan. Mengembalikan siswa ke sekolah tanpa masker di tengah pandemi yang belum selesai saat ini, sangat membahayakan,” ungkap Menteri Pendidikan, Miguel Cardona, melalui www.usnews.com, Senin (30/8/2021). Baca Juga: Siswa PTM Harus Berseragam? Ganjar : Yang Penting Sekolah, Nggak Pakai Seragam Nggak Masalah
Langkah penyelidikan tersebut diambil setelah sejumlah siswa dan orang tua melakukan aksi di luar Rumah Gubernur Texas di Kota Austin, Texas, pada 16 Agustus lalu. Aksi tersebut dilakukan para orang tua siswa untuk mendesak Gubernur Greg Abbott membatalkan kebijakan tanpa masker dalam kegiatan PTM sekolah umum. "Departemen telah mendengar keluhan orang tua dari seluruh negeri, terutama orang tua dari siswa penyandang disabilitas soal larangan penggunaan masker dalam ruangan sekolah. Secara umum ini membahayakan anak-anak mereka dan mengabaikan hak-hak mereka untuk mengakses pembelajaran langsung secara setara," kata Miguel Cardona. Baca Juga: Solo Level 3, Gibran: Sekolah Tatap Muka Mulai September Kelima negara yang mengeluarkan kebijakan PTM tanpa masker tersebut adalah negara bagian yang dikuasai Partai Republik, termasuk Arizona, Arkansas, Florida, dan Texas. Mereka memiliki perintah eksekutif atau undang-undang negara bagian yang melarang distrik sekolah mewajibkan masker. Miguel mengatakan, kebijakan tersebut sungguh tidak dapat diterima. Dia menyayangkan langkah para pemimpin negara yang dia anggap menempatkan politik di atas kesehatan dan pendidikan para siswa yang mereka sumpah untuk dilayani. Kantor Departemen Pendidikan untuk Hak Sipil juga telah mengirim surat kepada kepala sekolah negara bagian Iowa, Oklahoma, Carolina Selatan, Tennessee dan Utah, untuk minta penjelasan soal larangan mandat masker yang diterapkan di distrik sekolah tersebut. Penyelidikan akan fokus pada apakah larangan mereka pada persyaratan masker. Karena itu melanggar bagian dari Undang-Undang Rehabilitasi 1973, yang menjamin hak siswa penyandang cacat untuk menerima pendidikan di lingkungan pendidikan reguler, bersama rekan-rekan mereka yang tidak cacat, semaksimal mungkin. Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. TagsRekomendasiTerkiniUFC Shanghai 2026: Jadwal dan Link Live Streaming, Ada Umar Nurmagomedov vs Song YadongJadwal dan Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026, Saksikan Sprint dan Race di VidioSinopsis dan Daftar Pemeran Reacher Season 4, Ada Agnez Mo dan Anggun C. SasmiLirik “Fallen Angel” Jennie: EP Rilis 28 Agustus 2026, Cek Tracklist25 Pantun HUT RI ke-81 Tahun 2026, Penuh Semangat Kemerdekaan dan Cocok untuk Berbagai AcaraConan Movie 29 Terlihat seperti Film Aksi Gila-gilaan, Sutradaranya Justru Bilang: “Bukan Itu Tujuan Kami”Liverpool FC Tunjukkan Dukungan Terhadap LGBT dengan Progress Pride Flag di Instagram?Justin Bieber Resmi Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026, Satu Panggung dengan Madonna, Shakira, dan BTSPanduan Liburan 4 Hari di Vancouver Saat Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Rute dan TransportasiPerusahaan Deel Bergerak Dibidang Apa? Asal, Layanan, dan Profil Pendiri yang MenarikAngin Segar di Selat Hormuz: Tanker Mulai Berani Melintas, Pasokan Energi Dunia Segera Pulih?Pastikan 9 WNI Relawan Gaza Ditangani dengan Baik di Türkiye, Pemerintah Kawal Proses PemulanganKronologi Kecelakaan Pesawat Air Canada Menabrak Truk Pemadam Kebakaran di Bandara LaGuardiaMegaproyek Rp532 Triliun Thailand Siap Saingi Selat Malaka, Jalur Baru Perdagangan Dunia?KBRI Nairobi Promosikan Kuliner dan Seni Budaya Nusantara Lewat Gelaran ASEAN Food Festival 2026Misteri Penembakan di Acara Trump: Sosok Tersangka Ternyata Guru Jenius BerprestasiDampak Krisis Selat Hormuz: Tarif Melintas di Terusan Panama Tembus Rp 68 Miliar!Lebih dari 20 Kapal Tembus Selat Hormuz di Tengah Ketegangan AS–Iran, Tanker LPG Tujuan Indonesia Ikut MelintasKiswah Kabah Mulai Diangkat, Pertanda Musim Haji 2026 DimulaiJepang vs Korea Utara Memanas Lagi: Dokumen Diplomatik Picu Kemarahan PyongyangTerpopuler2
|