Makna Mendalam ‘Cincin Nelayan’ yang Dikenakan Paus Leo XIV Saat Misa Pelantikan: Lebih dari Sekadar Simbol

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 19 Mei 2025 | 07:15 WIB
Cincin Nelayan yang dikenakan Paus XIV saat Misa Pelantikan di Vatikan.  (vaticannews.va)
Cincin Nelayan yang dikenakan Paus XIV saat Misa Pelantikan di Vatikan. (vaticannews.va)

TITIKTEMU.CO - Pada Minggu, 18 Mei 2025, Lapangan Santo Petrus di Vatikan menjadi saksi pelantikan Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru umat Katolik sedunia.

Ia tercatat sebagai paus ke-267 dan menjadi Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat, menjadikan momen ini sebagai tonggak sejarah penting dalam Gereja Katolik.

Simbol Kepemimpinan Rohani: Cincin Nelayan Disematkan

Dalam Misa pelantikan tersebut, Paus Leo XIV menerima Cincin Nelayan, sebuah simbol warisan spiritual yang telah melekat erat dengan tradisi kepausan selama ratusan tahun.

Baca Juga: PAUS LEO XIV: PERTANDA ZAMAN (3): DUNIA PENUH GEJOLAK

Cincin ini bukan sekadar perhiasan, melainkan lambang otoritas rohani yang diturunkan dari Rasul Petrus, murid Yesus yang dahulu adalah seorang nelayan di Danau Galilea.

Menurut pernyataan resmi dari Kantor Liturgi Kepausan, cincin yang dikenakan Paus Leo XIV memiliki ukiran Santo Petrus lengkap dengan simbol kunci dan jala.

Desain ini melambangkan tanggung jawab dan misi pastoral yang kini diwariskan kepadanya.

Baca Juga: Cak Imin Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan Mewakili Presiden Prabowo

Nilai Historis Cincin Nelayan dalam Suksesi Kepausan

Cincin Nelayan telah menjadi bagian dari setiap suksesi paus sejak abad ke-13. Awalnya, cincin ini digunakan sebagai stempel resmi dokumen penting yang dikeluarkan oleh Paus.

Namun, sejak tahun 1842, fungsinya beralih menjadi simbolis, meski tetap dibuat dengan desain unik untuk masing-masing paus.

Ketika seorang paus meninggal dunia, cincin ini akan dihancurkan secara seremonial untuk mencegah penyalahgunaan dan menandai berakhirnya masa kepemimpinan sang paus.

Baca Juga: Profil Paus Leo XIV: Paus Pertama dari Amerika Serikat yang Memimpin Gereja Katolik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Vatikan News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X