Diwakili oleh Mensesneg Presiden Prabowo Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Paus Leo XIV: Momen Penting Bagi Perdamaian Dunia

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 9 Mei 2025 | 18:10 WIB
Potret Mensesneg Prasetyo zHadi yang mewakili presiden Prabowo atas terpilihnya Paus Leon XIV (Instagram/prasetyo_hadi28)
Potret Mensesneg Prasetyo zHadi yang mewakili presiden Prabowo atas terpilihnya Paus Leon XIV (Instagram/prasetyo_hadi28)

TITIKTEMU.CO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat kepada Kardinal Robert Francis Prevost yang telah resmi terpilih sebagai Paus Leo XIV.

Ucapan ini disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, mewakili Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 9 Mei 2025.

“Presiden tentunya akan menyampaikan secara langsung nantinya, namun saat ini izinkan saya mewakili beliau serta seluruh pemerintah Indonesia untuk menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru umat Katolik menggantikan mendiang Paus Fransiskus,” ujar Prasetyo kepada awak media.

Baca Juga: Profil Paus Leo XIV: Paus Pertama dari Amerika Serikat yang Memimpin Gereja Katolik

Makna Pidato Pertama Paus Leo XIV

Prasetyo juga menyoroti pentingnya pidato perdana yang disampaikan oleh Paus Leo XIV, yang menurutnya menekankan nilai-nilai perdamaian dan keadilan sosial.

Ia menghubungkan pesan tersebut dengan semangat Pancasila, terutama sila kedua.

“Kita sebagai bangsa Indonesia perlu benar-benar memahami dan menghayati makna sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Pesan Paus Leo XIV sejalan dengan nilai-nilai itu,” tambah Prasetyo.

Baca Juga: Konklaf Tercepat Sepanjang Sejarah: Paus Terpilih Hanya dalam 33 Jam

Proses Pemilihan Paus: Dari Asap Hitam ke Asap Putih

Robert Prevost resmi terpilih sebagai pemimpin baru umat Katolik dunia setelah proses konklaf yang berlangsung selama dua hari, pada 7 dan 8 Mei 2025, di Kapel Sistina, Vatikan. 

Sebanyak 133 Kardinal dari 70 negara berkumpul untuk mengikuti proses sakral ini.

Pada hari pertama dan pagi hari kedua, masyarakat menyaksikan asap hitam mengepul dari cerobong Kapel Sistina—tanda belum ada Paus terpilih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X