hukrim

Astaga, PPATK temukan transaksi perjudian di kasino oleh Gubernur Papua Rp 560 M

Senin, 19 September 2022 | 16:55 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (pic/instagram)

Lukas Enembe tengah menjadi perbincangan lantaran Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan
pencegahan ke luar negeri terhadapnya. Pencegahan ini merupakan permohonan dari Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diajukan pada Rabu, 7 September 2022.

Baca Juga: Sidang banding Sambo digelar siang ini. Astaga, Said Didu menduga Sambo akan bebas

Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp1 miliar. Seperti yang dilansir titiktemu.co dari imigrasi.co.id dan lukasenembe.com,
berikut ini profil Lukas Enembe Gubernur Papua yang ditetapkan jadi tersangka oleh KPK
selengkapnya.

Lukas Enembe lahir di Mimit, 27 Juli 1967 yang berarti kini ia berusia 55 tahun. Gubernur
Papua ini beragama Kristen Protestan.

Ia menikah dengan Ny.Yuice W. Enembe yang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Pernikahannya dikaruniaitiga orang anak bernama Astract Bona T. M. Enembe, Eldorado Gamael Enumbi, dan Dario Alvin Nells Isak Enembe.

Baca Juga: Bingung letak IMEI Iphone di mana? Begini 3 Cara Mengetahui Nomor IMEI iPhone

Ia menempuh sekolah dasar di SD YPPGI Mamit dan lulus tahun 1980. Kemudian untuk jenjang selanjutnya, Lukas Enembe menempuh di SMPN 1 Jayapura Sentani hingga 1983.

Ia menempuh pendidikan menengah atas di SMAN 3 Jayapura Sentani dan lulus tahun 1986.
Lukas Enembe mengambil pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Sam
Ratulangi Manado tahun 1995.

Tak hanya itu, ia juga mengenyam pendidikan The Christian Leadership and Second Leanguestic di Cornerstone College Australia pada 2001.

Baca Juga: KBRI Malaysia Urus Kepulangan Jenazah, Masyarakat Pers Lakukan Shalat Ghaib Untuk Prof Azyumardi Azra

Sejak kuliah ia aktif dalam berbagai organisasi. Ia aktif dalam Organisasi Kepemudaan di
Sulawesi Utara tahun 1988 hingga 1995. Kemudian, ia juga menjadi Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara tahun 1989 hingga 1992.

Lukas Enembe juga aktif sebagai Pengurus SEMA FISIP UNSRAT Manado tahun 1990 hingga 1995 dan Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado tahun 1992 hingga 1994.

Ia juga diberi amanahsebagai Ketua IMIRJA Sulawesi Utara tahun 1992 hingga 1995. Lukas juga aktif sebagai Penggerak Kegiatan Keluarga Tani Pegunungan Tengah tahun 1995 hingga 1996.

Baca Juga: Segera cek IMEI Iphonemu! Kalau Hal Ini Nggak Mau Terjadi Pada Perangkat Selulermu

Selanjutnya, ia berperan sebagai penasehat beberapa Parpol di Pegunungan Tengah tahun 2001 hingga 2006. Lukas melanjutkan kegiatannya sebagai Ketua Dewan Pembina DPW PDS tahun 2003 hingga 2006.

Halaman:

Tags

Terkini