• Senin, 5 Desember 2022

Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK: Jangan Bayangkan Koruptor Kabur Itu Hidupnya Menderita

- Rabu, 27 Juli 2022 | 20:30 WIB
Yudi Purnomo Harahap mengungkapkan di twitter soal  pengalamannya dulu saat mengejar koruptor yang buron (pic/twitter)
Yudi Purnomo Harahap mengungkapkan di twitter soal pengalamannya dulu saat mengejar koruptor yang buron (pic/twitter)

TITIKTEMU.CO - Yudi Purnomo Harahap, mantan Penyidik KPK dan bekerja sebagai pegawai KPK dari tahun 2007 sampai dengan 2021 mengungkapkan di twitter soal  pengalamannya dulu saat mengejar koruptor yang buron.

Aktivis dan influencer anti korupsi ini  pada tahun 2018 sampai dengan 2021, pernah menjadi Ketua Wadah Pegawai KPK.

Berikut ini tweet @yudiharahap46 dari pria kelahiran 28 September 1983 ini:

Baca Juga: 'LOVE IN TURKEY' Episode 20. Oleh: AhliyaMujahidin

Pengalaman saya dulu mengejar koruptor yg buron mereka harus megang uang untuk kebutuhan hidup sehari2 untuk makan yg enak seperti sebelum buron,tempat tinggal yg nyaman bahkan pernah ada yang bersembunyi di apartemen namun penyewa tentu bukan atas namanya&komunikasi dgn keluarga.

Sehingga koruptor kalo kabur, kecil kemungkinan menyerahkan diri sehingga penyidik harus mencari kemanapun bersembunyi untuk ditangkap,butuh kerja keras memang misal menggeledah tempat diduga sembunyi,meriksa orang yang tahu keberadaannya, ataupun memantau lokasi yg diduga berada.

Alasan Koruptor buron karena takut dipenjara,kasusnya akan mlebar kemana2 jadi khawatir akan menyeret orang penting lainnya bahkan kasus2 lainnya bukan hanya ygsedang ditangani penyidik&merasa tidak akan bisa ditangkap karena punya kekuatan finansial bisa sembunyi sampai kapanpun.

Baca Juga: INFO LOKER : Ada Lowongan Pekerjaan di RS Muhammadiyah Selogiri. Yuk Segera Daftar Sebelum 31 Juli 2022

Selain Harun Masiku ada 2 DPO KPK yang ramai pemberitaan saat ini yaitu Bupati Maberamo Tengah dan Mardani Maming, tentu ini jadi perhatian masyarakat jgn sampai DPO ini tidak tertangkap lagi seperti Harun Masiku karena masih barulah DPOny sehingga penyidik harus bergerak cepat.

Halaman:

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Twitter

Tags

Terkini

X