Meski demikian, proyek pengadaan tetap berlanjut dalam skala besar. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar penyelidikan dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan.
Sempat Mangkir dalam Persidangan
Selama proses hukum berjalan, Nadiem beberapa kali tidak menghadiri persidangan dengan alasan kondisi kesehatan.
Kuasa hukumnya, Dodi Abdulkadir, ketika itu menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan kesehatan kliennya sebelum mengikuti agenda persidangan.
Setelah beberapa kali penundaan, Nadiem akhirnya memenuhi panggilan pengadilan dan mengikuti seluruh tahapan persidangan hingga pembacaan putusan.
Baca Juga: Gabriel Martinelli Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026, Gol Injury Time Bawa Brasil Singkirkan Jepang
Jaksa Pernah Klaim Nilai Dugaan Keuntungan Lebih dari Rp6 Triliun
Dalam proses persidangan, tim Jaksa Penuntut Umum juga sempat mengungkap dugaan adanya keuntungan finansial yang diterima Nadiem dalam perkara tersebut.
Jaksa menyebut terdapat aliran dana sekitar Rp809 miliar yang tercatat sebagai tambahan penghasilan. Selain itu, penyidik juga mengklaim menemukan indikasi pertambahan nilai aset lainnya yang jika diakumulasi mencapai lebih dari Rp6 triliun berdasarkan dokumen perpajakan yang dijadikan alat bukti.
Temuan tersebut menjadi salah satu materi yang dipertimbangkan selama persidangan sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan.
Kasus Jadi Sorotan Publik
Perkara korupsi pengadaan Chromebook menjadi salah satu kasus yang paling menyita perhatian publik karena berkaitan dengan program digitalisasi pendidikan nasional yang bernilai triliunan rupiah.
Dengan vonis 10 tahun penjara terhadap Nadiem Makarim, proses hukum memasuki babak baru. Meski demikian, putusan tersebut masih membuka peluang bagi para pihak untuk menempuh langkah hukum lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.***
Artikel Terkait
Preview Prancis vs Swedia di Piala Dunia 2026: Jadwal, Prediksi Skor, dan Ketajaman Les Bleus Jadi Ancaman Besar
Gol Jonathan Tah Dianulir VAR, Jerman Merasa Dirugikan usai Tersingkir dari Paraguay di Piala Dunia 2026
Bahlil Buka Suara soal Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun Juli 2026, Singgung Kenaikan Harga Minyak Dunia
Carlo Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Brasil, Selecao Bangkit dari Tekanan dan Singkirkan Jepang di Piala Dunia 2026
Gabriel Martinelli Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026, Gol Injury Time Bawa Brasil Singkirkan Jepang