TITIKTEMU.CO - Timnas Brasil nyaris mengalami salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah Piala Dunia 2026 sebelum akhirnya bangkit dan menyingkirkan Jepang di babak 32 besar. Di balik kemenangan dramatis tersebut, sosok pelatih Carlo Ancelotti disebut menjadi faktor utama yang mengubah jalannya pertandingan.
Brasil sempat tertinggal 0-1 hingga turun minum saat menghadapi Jepang di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Gol Kaishu Sano membuat Selecao berada di ambang eliminasi paling cepat sejak Piala Dunia 1966.
Situasi itu membuat para pemain Brasil meninggalkan lapangan dengan wajah penuh tekanan. Kekalahan dari Jepang tidak hanya berarti gagal melaju ke babak 16 besar, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu hasil paling memalukan dalam sejarah sepak bola Brasil.
Jepang Tampil Disiplin dan Membuat Brasil Frustrasi
Sepanjang babak pertama, Jepang bermain sangat disiplin. Skuad asuhan Hajime Moriyasu mampu menutup ruang gerak para pemain Brasil dan beberapa kali melancarkan serangan balik berbahaya.
Selecao memang mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih akibat rapatnya pertahanan Samurai Biru.
Keunggulan Jepang bertahan hingga turun minum, sementara Brasil mulai dibayangi ancaman tersingkir lebih awal dari turnamen.
Ancelotti Tetap Tenang di Tengah Tekanan
Meski timnya tertinggal, Carlo Ancelotti mengaku tidak pernah kehilangan keyakinan terhadap anak asuhnya.
Pelatih asal Italia tersebut memilih tetap tenang saat memasuki ruang ganti dan percaya para pemainnya mampu membalikkan keadaan.
"Tidak, saya tidak panik. Saya percaya kepada tim ini," ujar Ancelotti usai pertandingan.
Sikap tenang itu kembali menunjukkan pengalaman panjang Ancelotti sebagai salah satu pelatih tersukses sepanjang sejarah sepak bola.
Artikel Terkait
Hasil Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Kalah Dramatis, Kutukan Fase Gugur Masih Berlanjut
Preview Prancis vs Swedia di Piala Dunia 2026: Jadwal, Prediksi Skor, dan Ketajaman Les Bleus Jadi Ancaman Besar
Gol Jonathan Tah Dianulir VAR, Jerman Merasa Dirugikan usai Tersingkir dari Paraguay di Piala Dunia 2026
Promedia Group dan Manava Collective Resmi Jalin Kerja Sama, Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pelatihan Vokasi
Bahlil Buka Suara soal Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun Juli 2026, Singgung Kenaikan Harga Minyak Dunia