Abdul Hadi juga mengaku jika dirinya sudah pernah menanyakan perkembangan laporannya kepada pihak KPK, dan hanya memberikan jawaban jika terkait progres laporannya hanya bisa di update melalui unit Direktorat Pengaduan Masyarakat, karena merupakan informasi tertutup.
"Arahan dari penyidik KPK dan juru bicara KPK, serahkan dan percayakan kepada APH dalam hal ini penyidik KPK," tambahnya.
Sementara, terkait sudah sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi Wasbang yang menyeret Zeiniye tersebut, tim redaksi sudah mencoba konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepada juru bicara KPK, Budi Prasetyo, namun belum mendapat respon sama sekali.
Diketahui, Zeiniye bersama 2 orang lainnya berinisial UF dan SD dilaporkan ke KPK pada bulan Maret 2024.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana program workshop Wasbang DPRD Jawa Timur tahun anggaran 2023 di wilayah Situbondo.
Total anggaran Workshop Wasbang tersebut adalah Rp 1.261.460.000 yang dicairkan secara bertahap sebanyak 5 kali dengan menggunakan Pokmas Srikandi Situbondo.***
Artikel Terkait
Buntut OTT KPK, Jaksa Agung Mutasi 43 Kajari, Kajari HSU dan Bekasi Dicopot!
Dari Raja OTT ke Pengawal Jamaah: Langkah Tegas Harun Al Rasyid di Kemenhaj
Terjaring OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Dibawa ke Jakarta, Punya Harta Rp31,5 M
Bukan Sekadar Hadiah: KPK Resmi Ubah Aturan Gratifikasi 2026, Batas Wajar Ikut Naik!
Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK Terkait Kasus Kuota Haji 2024, Tak Ditahan
Bitcoin Anjlok ke USD 70.000, Sinyal Bear Market Baru? Begini Kata Analis
Jadwal KRL Jogja–Solo dan KA Prameks Jogja–Kutoarjo 8–15 Februari 2026 Lengkap!