"Itu pun setelah kami mencari-cari untuk berhubungan dengan mereka," katanya.
Meski telah memberikan maaf secara pribadi, A menegaskan bahwa tuntutan keadilan tetap menjadi prioritas.
"Kami serahkan ke pihak terkait, ke Polda Jabar, pihak rumah sakit juga. Kasus ini diusut sampai tuntas, mudah-mudahan bisa terungkap senetral, sebersih mungkin, supaya tidak ada korban lain,” ucap A.
“Semoga Polda bisa menegakkan hukum seadil-adilnya," ujarnya.
Keluarga korban berharap agar tidak ada yang mengalami kejadian serupa, dan keadilan bisa ditegakkan seutuhnya.***
Artikel Terkait
Polda Jabar Bongkar Identitas Peserta PPDS Unpad yang Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS: Spesialis Anestesi
Dirut RSHS Bandung Angkat Bicara Soal Peserta PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien: Otak Kriminal, Bukan Belajar
Tragis! Pasien Kritis Yang Anaknya Diperkosa Dokter PPDS di RSHS Bandung Akhirnya Meninggal Dunia
Ternyata Ada 2 Korban Lagi Dari Dokter PPDS Unpad Cabul di RSHS, Terungkap Keduanya Merupakan Pasien: Masih di Rumah Sakit
Profil Biodata Priguna Anugerah Pratama: Kronologi Dugaan Pemerkosaan di RSHS Bandung
Imbas Kasus Kasus Kekerasan Seksual, Kemenkes Hentikan Sementara Program Residen Anestesi di RSHS
VIRAL! Skandal Dokter Residen, Pengakuan Mengejutkan Priguna Usai Tertangkap Rudapaksa di RSHS