Terkait modus operandi, Surawan menjelaskan bahwa pola tindakan pelaku terhadap semua korban serupa—menggunakan alasan pemeriksaan sampel darah dan menyuntikkan cairan yang membuat korban tak sadarkan diri.
Baca Juga: Ketika Ribuan Staf MBG Belum Digaji, Prabowo Justru Soroti Menteri Belum Dapat Mobil Dinas
“Rata-rata modusnya sampai dalih (yaitu) mengambil sampel darah, DNA, dan dibius (untuk melakukan) pemerkosaan pada korban,” imbuhnya.
Hingga kini, penyidik baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini, yakni Priguna Anugerah Pratama, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).
Surawan pun mendorong korban-korban lainnya untuk berani melapor agar kasus dapat diproses secara hukum.
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2025 Dibuka: Cek Daftar 15 Kampus dan Jadwalnya
"Iya kita mendorong. Kalau yang satu sih sebelum Lebaran sudah mau kita minta keterangan cuman keburu Lebaran. Kita masih menunggu,” jelasnya.
Waktu itu didampingi kuasa hukum juga si korban ini. Kita masih menunggu waktunya untuk datang dia," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang pernah menjadi korban dengan pelaku yang sama.
“Ada kemungkinan (jumlah korban bertambah), tetapi kami menunggu dari korban berikutnya (untuk melapor). Kami membuka layanan laporan lainnya, kami terbuka,” tegas Hendra.
Kasus ini masih terus didalami dan berpotensi berkembang lebih luas, seiring dengan terbukanya peluang pengaduan dari korban lain yang mungkin selama ini memilih diam.***
Artikel Terkait
Dari Rp2,5 Juta Minta Rp20 Juta per Hari, Viral di Medsos Nominal Uang Setoran yang Diduga Diterima Aparat Terkait Judi Sabung Ayam di Lampung
Polri Minta Bukti Adanya Dugaan Setoran Sabung Ayam ke Polsek Negara Batin Buntut Ditembaknya 3 Anggota Polisi Lampung
Geger Isu Selingkuh Ridwan Kamil di Medsos, Kuasa Hukum RK: Ini Mengarah ke Pembunuhan Karakter. Lisa Mariana Disebut Pernah Minta Maaf 4 Tahun Lalu
Lisa Mariana Spill Isi Chat Terbaru, Diduga dari Pihak Ridwan Kamil dan Menawarkan Uang Rp2 Miliar: Bersihkan Nama Pak RK Ya
Reka Ulang Kasus Pembunuhan Wartawan Juwita, Jumran Oknum TNI AL Habisi Nyawanya di Mobil Sewaan dan Hancurkan HP Berisi Bukti Pelecehan Seksual
33 Adegan Diperagakan Pelaku Oknum TNI AL Kekasih Korban Juwita Wartawan Media Online di Banjarbaru
Polda Jabar Bongkar Identitas Peserta PPDS Unpad yang Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS: Spesialis Anestesi
Dirut RSHS Bandung Angkat Bicara Soal Peserta PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien: Otak Kriminal, Bukan Belajar
Buntut Rudapaksa Keluarga Pasien RSHS Bandung, Dokter Residen Pelaku Kekerasan Seksual Disanksi Tidak Bisa Praktek
Tragis! Pasien Kritis Yang Anaknya Diperkosa Dokter PPDS di RSHS Bandung Akhirnya Meninggal Dunia