TITIKTEMU.CO - Aubertiu Walter Shotern Mallaby atau Jenderal Mallaby adalah komandan Brigade 49 Divisi India yang memimpin sekitar 6.000 pasukan.
Pangkatnya brigadir jenderal (Brigjen). Dikirim ke Indonesia untuk melucuti tentara Jepang yang kalah dalam Perang Dunia II.
Mallaby juga bertugas membebaskan tahanan Belanda, dan melucuti senjata pribumi, dan mengembalikan Indonesia ke tangan Hindia Belanda.
Baca Juga: Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Logo dan Maknanya
Sang Jenderal memulai tugasnya di Surabaya pada 25 Oktober 1945. Tindakan ini membuat marah takyat Surabaya. Mereka melawan.
Pada 30 Oktober 1945, tidak jauh dari Jembatan Merah, mobil yang ditumpangi Mallaby dicegat, dan terjadi tembak.
Sang Jenderal yang baru lima hari di Surabaya tewas.Mobilnya meledak dan terbakar. Hingga kini siapa pembunuh Jenderal Mallaby masih misteri.
Baca Juga: Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya
Ada beberapa versi tentang kematian jenderal kelahiran Britania Raya 12 Desember 1899 ini.
JGA Parrott menulis dalam artikel ilmia berjudul Who Killed Brigadier Mallaby berdasarkan kesaksian Kapten RC Smith.
Kata Parrot, seorang pemuda menembak Mallaby dari kaca pintu depan mobil menggunakan pistol.
Baca Juga: Hari Pahlawan: PT. KAI bagikan Tiket Gratis untuk Guru, Tenaga Kesehatan dan Veteran
Ia juga menampilkan kesaksian Ruslan Abdulgani yang menyebut mobil sang jenderal meledak setelah sebelumnya ditembaki oleh pemuda-pemuda Surabaya.
Ruslan yang mendengar kabar itu kaget, dan memerintahkan semuanya tutup mulut mulut atas peristiwa ini karena membahayakan rakyat Surabaya.