9 Masjid Yang Punya Sejarah Di Kota Solo.

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Jumat, 11 Agustus 2023 | 11:00 WIB
Salah satu masjid bersejarah di Solo (Pemkot Surakarta)
Salah satu masjid bersejarah di Solo (Pemkot Surakarta)

Masjid Sholihin merupakan masjid yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 97, Punggawan, Solo. Lokasinya berada persis di perempatan, warga Solo sering menyebutnya perempatan Masjid Sholihin. 

Masjid Sholihin dibangun tahun 1954  oleh R.NgtT. Prawirodirdjo, yang sekaligus meresmikan penggunaan masjid usai pembangunan selesai. Salah satu yang menarik, di dalam areal masjid terdapat prasasti Hanacaraka dan Bahasa Jawa serta terjemaham dalam Bahasa Indonesia terkait pewakafan masjid tersebut. 

Tak kalah menariknya, gaya arsitektur atap bangunannya model tajug tumpang tiga, yang memiliki nilai filosofi tertentu.  

Masjid Tegalsari 

Masjid Tegalsari merupakan salah satu masjid tertua di Solo. Masjid tersebut sering disebut sebagai masjid ‘swasta’, karena dibangun dengan biaya pribadi seorang dermawan yang saleh, yaitu KH Ahmad Shofawi. Beliau dulu dikenal sebagai saudagar batik yang kaya pada masa itu. 

Masjid terletak di Jalan Dr. Wahidin, Kampung Tegalsari, Kecamatan Laweyan ini, berdiri di atas tanah seluas 2.000 meter persegi. Masjid ini dibangun mulai tahun 1928 dan rampung pada akhir 1929. Saat ini, masjid tersebut menjadi pusat aktivitas Pesantren Moderen Ta’mirul Islam di Laweyan, Solo. Arsitek bangunan Masjid Tegalsari dikerjakan sendiri oleh menantu KH Ahmad Shofawi, yang bernama Prof. KH Raden Muhammad Adrian. 

Masjid Al Hikmah 

Masjid Al Hikmah yang berdiri di Jalan Gatot Subroto, Kratonan, Serengan, Solo ini merupakan simbol kerukunan umat beragama di Kota Solo. Sebab, persis di sisi selatan bangunan masjid tersebut berdiri Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningrat. Kedua bangunan itu hanya dipisahkan tembok pembatas dan berdiri berdampingan hingga saat ini. 

Masjid Al Hikmah sudah berdiri sejak tahun 1947. Setiap perayaan agama, kedua tempat ibadah tersebut saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Bahkan umat kedua tempat ibadah itu saling berkontribusi dalam pengamanan dan penjagaan perayaan keagamaan baik Islam mapun Kristen. 

Memang tidak banyak daerah yang memiliki bangunan masjid dan gereja yang berdampingan. Lokasi kedua tempat ibadah itu, Masjid Al Hikmah dan GKJ Joyodiningrat kerap dikunjungi warga dari berbagai daerah yang ingin menyaksikan langsung kerukunan umat beragama yang sudah terbangun lama di Kota Solo. 

Baca Juga: Simak keindahan arsitektur Masjid Jami' Al Baitul Amien Jember yang dikagumi Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Masjid Al Fatih Kepatihan

Masjid Al Fatih Kepatihan berada di Jalan Pamedan, Kepatihan, Solo. Letaknya di sisi selatan Kantor Kejaksaan Negeri Surakarta. Masjid tua ini didirikan tahun 1312 H/1891 M, sebagaimana tertulis dalam bentuk ukiran angka Arab 1312 H, yang terletak di atas pintu utama masjid. Masjid ini dibangun oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV, Pepatih Dalem, atas perintah Pakubuwono IX. 

Konon, pembangunan masjid ini sebagai mahar lamaran PB IX kepada seorang putri yang kemudian menjadi salah satu istrinya. Sejak didirikan, masjid ini berada di bawah pengelolaan Keraton Surakarta, akan tetapi pada masa pasca kemerdekaan, pengelolaan berada di Departemen Agama. 

Semula bangunan masjid tersebut hanyalah satu ruangan saja, yang sekarang menjadi ruang sholat utama. Di dalam ruang sholat utama terdapat empat saka guru dan diperkuat oleh delapan saka rawa dari kayu jati. Di kanan kiri mihrab masjid Al Fatih terdapat jendela yang besar dengan kusen dan daun jendela terbuat dari kayu jati dengan penambahan terali besi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Surakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X