Van Solo begin de victory ketika diterjemahkan kira-kira bermakna dari Solo kemenangan dimulai sebuah kalimat yang dikemukakan oleh dr. Soetomo saat hadir dalam peresmian tugu pada tahun 1948.
Pembangunan monumen ini dimulai tahun 1933 untuk memperingati 25 tahun lahirnya hari Kebangunan atau Kebangkitan Nasional. Secara visual, tugu tersebut menggambarkan replika lilin yang menyala sebagai simbol dari semangat yang menerangi. Sedangkan wujud visual api, lilin, dan bagian lapik pada Tugu ini menggambarkan bentuk lingga-yoni yang berkembang pada masa Hindu-Buddha. Tugu ini terletak di sudut antara Jl. Kebangkitan Nasional dan Jl. Dr. Wahidin.
Baca Juga: Keren, Revitalisasi Membuat Kota Lama Semarang Lebih Nyaman Buat Pengunjung
Patung Pahlawan Nasional Slamet Rijadi, Kota Surakarta
Patung Pahlawan Nasional Slamet Rijadi dapat Anda jumpai saat perjalanan dari Stasiun Purwosari ke arah timur. Namanya diabadikan menjadi nama jalan utama Kota Surakarta dan universitas.
Slamet Rijadi yang awalnya bernama Sukamto adalah pahlawan nasional kelahiran Surakarta tahun 1927. Di usianya yang masih sangat muda, ia turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan mengangkat senjata mengusir Jepang. Slamet Rijadi juga terlibat dalam berbagai aksi mempertahankan kemerdekaan melawan Belanda yang ingin Kembali menguasai Indonesia, yakni Agresi Militer Belanda I dan II pada 1947 dan 1949.
Artikel Terkait
Melihat Bangunan Sejarah Di Solo Yang Mengandung Perjuangan
Gedung Bank Indonesia Solo Yang Pernah Dipakai PM Sutan Sjahrir di Era Kemerdekaan
Ini Dia Rumah Ibadah Di Solo Yang Telah Menjadi Cagar Budaya
Keren, Revitalisasi Membuat Kota Lama Semarang Lebih Nyaman Buat Pengunjung