Quiet Quitting di Tempat Kerja: Strategi Bertahan Cerdas atau Tanda Diam-Diam Menyerah?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Quiet Quittingkaryawan mulai diam tetapi “melawan” dengan cara tidak lagi mau bekerja melebihi job description mereka. (Pinterest @new york post shopping)
Quiet Quittingkaryawan mulai diam tetapi “melawan” dengan cara tidak lagi mau bekerja melebihi job description mereka. (Pinterest @new york post shopping)

1. Burnout akut – Terlalu banyak lembur dan workload yang tidak manusiawi.

2. Gaji tidak setara beban kerja – Sudah kerja setengah hidup, gaji tetap seret.

3. Kurang penghargaan dan apresiasi – Kontribusi besar, tapi dianggap biasa.

4. Batas kerja dan kehidupan kabur – Chat grup kerja 24 jam, weekend masih dimintai laporan.

5. Trauma kerja – Lingkungan toxic tapi susah keluar karena tuntutan ekonomi.

 Baca Juga: Drama Gelap Myawaddy: 26 WNI Pulang dari Neraka Online Scam di Myanmar

Strategi Bertahan atau Sinyal Menyerah?

Jawabannya: bisa keduanya, tergantung dari niat dan cara melakukannya.

 Quiet quitting yang sehat kalau:

  • Dipakai untuk menata ulang prioritas hidup
  • Fokus kerja tetap bagus dan profesional
  • Tetap berkomunikasi baik dengan tim
  • Dipakai sementara untuk healing dari burnout


 Quiet quitting yang salah arah kalau:

  • Menjadi malas dan tidak bertanggung jawab
  • Menghambat produktivitas tim
  • Tidak jujur terhadap perusahaan
  • Jadi alasan buat “makan gaji buta”

Baca Juga: RESMI! Biaya Haji 2026 Turun Jadi Rp54,1 Juta, Masa Tinggal 41 Hari dan Fasilitas Meningkat

Apa Bahaya Quiet Quitting?

Meski terlihat “aman” dan “smart”, quiet quitting juga bisa berdampak negatif:

  • Hilangnya peluang karier
  • Dinilai tidak kompetitif atau tidak loyal
  • Tidak berkembang secara skil
  • Peluang PHK lebih besar saat restrukturisasi

Jadi, quiet quitting harus dilakukan dengan strategi, bukan sekadar sikap defensif tanpa arah.

Bagaimana Cara Sehat Hadapi Quiet Quitting?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X