Quiet Quitting di Tempat Kerja: Strategi Bertahan Cerdas atau Tanda Diam-Diam Menyerah?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Quiet Quittingkaryawan mulai diam tetapi “melawan” dengan cara tidak lagi mau bekerja melebihi job description mereka. (Pinterest @new york post shopping)
Quiet Quittingkaryawan mulai diam tetapi “melawan” dengan cara tidak lagi mau bekerja melebihi job description mereka. (Pinterest @new york post shopping)

TITIKTEMU.CO-Fenomena quiet quitting tiba-tiba jadi topik panas di dunia kerja modern.

Istilah ini ramai dibahas sejak pandemi ketika banyak karyawan mulai diam tetapi “melawan” dengan cara tidak lagi mau bekerja melebihi job description mereka.

Tidak lagi ambil lembur tanpa bayaran, tidak lagi balas chat di luar jam kerja, dan tidak lagi memaksakan diri untuk menjadi “karyawan teladan” demi perusahaan yang tak menghargai.

Tapi pertanyaannya: quiet quitting ini bentuk strategi bertahan hidup di dunia kerja yang keras, atau justru tanda putus asa dan kehilangan ambisi?

Baca Juga: Biaya Haji 2026 Turun, tapi Tetap Fantastis: Cuma Gimmick Angka?

Apa Itu Quiet Quitting Sebenarnya?

Quiet quitting bukan berarti resign atau keluar dari pekerjaan.

Ini lebih kepada berhenti secara emosional dari ekspektasi berlebihan kantor.

Intinya: kerja secukupnya, profesional secukupnya, tapi juga menjaga diri secukupnya.

Orang yang memilih quiet quitting biasanya:

  • Tetap bekerja sesuai kontrak
  • Tidak mau di-PHP perusahaan soal jenjang karier
  • Prioritas ke kesehatan mental
  • Tidak membawa urusan kantor pulang ke rumah

Fenomena ini muncul karena banyak pekerja merasa dimanfaatkan dalam budaya “kerja lebih, dihargai kurang”.

Baca Juga: Heboh Pertalite Bikin Motor Brebet: Salah BBM atau Ada Masalah Lain? Begini Respons Pemerintah!

Kenapa Quiet Quitting Jadi Tren?

Ada beberapa alasan kuat kenapa banyak orang tiba-tiba “diam-diam berhenti total loyal”:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X