Biar melek keuangan, OJK Kantor Regional 3 Jateng-DIY beri edukasi keuangan kepada 8 ribu lurah dan kades

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Kamis, 27 Oktober 2022 | 21:34 WIB
Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa (tengah).  (pic. humas ojk regional 3 jateng-diy)
Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa (tengah). (pic. humas ojk regional 3 jateng-diy)

Baca Juga: Musim Hujan Telah Di Depan Mata, Hindari Makanan Ini Agar Badanmu Tetap Fit

“Untuk itu inisiasi pembentukan Forum Kepala Desa dan Lurah Melek Keuangan Se-Jawa Tengah ini bertujuan untuk menjadikan Kepala Desa dan Lurah sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi mengenai Industri Jasa Keuangan serta waspada investasi ilegal kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno,SE, MM., Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Hubungan Masyarat OJK, Kristrianti Puji Rahayu, dan Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jateng Kombes Pol Lafri Prasetyono, S.I.K, perwakilan Industri Jasa Keuangan Jawa Tengah serta 130 Lurah dan Kepala Desa yang hadir secara fisik dan 8.000 hadir secara online.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Hubungan Masyarat OJK, Kristrianti Puji Rahayu menyampaikan apresiasi kepada Kantor OJKRegional 3 Jawa Tengah dan DIY bahwa inisiasi Pembentukan Forum Kepala Desa dan Lurah Melek Keuangan Se-Jawa Tengah inline dengan rencana literasi OJK untuk menyentuh desa pada tahun 2023, sehingga program ini merupakan satu langkah ke depan dan lini terkecil untuk edukasi dapat dimulai dari kepala desa.

Baca Juga: 10 Kafe Instagramable di Batu, Sajikan Menu Nikmat dan View Indah

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, dalam pertemuan tersebut menyampaikan himbauan kepada seluruh Lurah dan Kepala Desa agar berhati-hati dalam melakukan investasi, karena setiap investasi ada risiko.

“Investasi harus pada lembaga keuangan yang legal dan harus logis terhadap penawaran investasi. Lurah dan Kepala Desa harus dapat menadi contoh dan memberikan ilmu kepada masyarakat, ”kata Sumarno.

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jateng Kombes Pol. Lafri Prasetyono menyampaikan strategi penanganan investasi ilegal meliputi  Scanning (pengecekan legalitas, identifikasi modus, dan patrol siber, Collaborative (bekerjasama dan berkoordinasi untuk penegakan hukum investasi ilegal), warning (memberikan peringatan), penegakan hukum, dan mitigasi melalui pembuatan posko pengaduan dan himbauan kepada masyarakat.

Baca Juga: 7 Kafe Instagramable Di Surabaya Paling Hits

Selanjutnya, program tersebut akan terus berkesinambungan dengan program edukasi dan kegiatan lainnya yang akan melibatkan seluruh Lurah dan Kepala Desa sehingga seluruh masyarakat Jawa Tengah melek keuangan.***

Dapatkan update berita, dan informasi pilihan olah raga, film, dan lowongan kerja dengan bergabung di Grup Telegram TITIKTEMU.CO. Caranya, klik link Telegram TITIKTEMU dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: OJK

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X