Prosesi Meniti Jadah di Acara Tedhak Siten Ameena Atta Halilintar, Ternyata Ini Artinya...

photo author
Kristi Yuliana, TitikTemu.co
- Senin, 26 September 2022 | 06:00 WIB
Aurel dan Atta dalam acara 7 bulanan Tedhak Siten (Tangkapan layar youtube AH)
Aurel dan Atta dalam acara 7 bulanan Tedhak Siten (Tangkapan layar youtube AH)

TITIKTEMU.CO - Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar telah dikaruniai seorang buah hati, Ameena Hanna Nur Atta. Dimana Ameena sekarang sudah berusia 7 bulan.

Usia 7 bulan Ameena ini pun di rayakan dengan tradisi Tedhak Siten dan disiarkan live di Kanal YouTube AH dan di salah satu Televisi Swasta.

Tedhak Siten berasal dari kata Tedhak yang artinya turun, dan Siten berasal dari kata Siti yang berarti tanah.

Baca Juga: Ledakan di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Satu Polisi Luka Parah

Prosesi dalam acara tradisi Tedhak Siten meliputi sejumlah kegiatan:
1.Sungkeman, yang memiliki filosofi sebagai permohonan doa restu dan kebaikan atas kehidupan sang anak.
Terlihat pasangan selebrity Aurel dan Atta melakukan sungkeman pada orang tua mereka, Anang Hermansyah, Ashanty dan Krisdayanti.

2. Potong Tumpeng yang menggambarkan harapan orang tua kepada anak agar menjadi orang yang berguna.

3. Cuci Kaki, adalah prosesi yang selanjutnya dilakukan Ameena , tradisi yang dilakukan sebagai penghormatan kepada bumi tempat anak belajar menginjakkan kaki.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Di Makassar Terpopuler, Nomor 10 Namanya Sudah Mendunia

4. Prosesi Meniti Jadah yang memiliki 7 warna sebagai simbol kehidupan anak. Beragam warna menggambarkan jalan hidup yang harus dilalui kelak anak menjadi dewasa.
Jadah yang pertama berwarna putih yang melambangkan kesucian dengan harapan setelah dewasa nanti kehidupan nya akan berjalan lurus dan tulus.
Merah lambang keberanian, berani karena benar.
Kuning lambang kemuliaan
Hijau melambangkan suatu harapan yang indah dan yang mulia atau kesuburan.
Biru berarti menaikkan derajat
Ungu lambang kebijaksanaan
Serta warna terakhir adalah Coklat yang melambangkan keabadian, dimana kita adalah berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah

Baca Juga: 7 Fakta tentang Anies Baswedan. Nomor 1, tiga parpol terindikasi usung Gubernur DKI ini sebagai Capres 2024

5. Prosesi Tangga Lumbung, tangga yang terbuat dari barang tebu wulung memiliki 7 anak tangga yang memiliki filosofi anak yang diharapkan mampu meraih kesuksesan dengan pertolongan Tuhan dan tetap rendah hati.

Lantas mengapa yang digunakan adalah tebu? Diketahui tebu berbentuk lurus dengan harapan hidup anak nantinya akan selalu lurus dan merasakan manisnya kehidupan.
Setelah menaiki tangga, Ameena pun diangkat oleh orang tuanya setinggi mungkin supaya harapannya bisa mencapai cita-cita setinggi mungkin dan kemudian diturunkan dari tangga dengan pelan-pelan dengan harapan supaya jika cita cita sudah tercapai maka tidak dilengserkan.

Baca Juga: Ini Jadwal Update Rilis Genshin Impact Versi 3.1, Jangan Sampai Lupa Klaim Primogems Gratisnya!

Krisdayanti, yang merupakan nenek dari Ameena, mengungkapkan, acara ini bertujuan untuk meneruskan tradisi budaya Indonesia, seperti juga yang dilakukannya pada Aurel di usia 7 bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: YouTube AH

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X