Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berpindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tiada Tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Dawud)
Baca Juga: RAMADHAN: Lima Perkara yang Harus Dihindari Agar Puasa Terpelihara Mendapatkan Pahala
7. Doa mohon ampunan, kemudahan, terhindar dari azab, dan beban yang berat
“Rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (Al-Baqarah ayat 286).***
Artikel Terkait
Mengapa Kita Harus Salat Tahajud? Ternyata Ini Alasannya
Salat Tahiyatul Masjid, Penghomatan Terhadap Rumah Allah dan Keutamaannya
Baca Alfatihah 41 Kali antara Salat Sunah dan Fardhu Subuh, Gus Baha: Kamu Tidak Akan Miskin
Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Doa Sahur dan Buka Puasa, Muslim Wajib Tahu
Sepuluh Perkara Penting yang Harus Diperhatikan di Bulan Puasa agar Ramadhan Produktif, Barokah dan Manfaat
RAMADHAN : Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa. Yuuk Vaksin ke RSA UGM, Bisa Daftar Online
RAMADHAN : Bubur India, Satu Abad Jadi Takjil Khas Buka Puasa di Masjid Pekojan Semarang
RAMADHAN: Masjid Kauman Jogjakarta Sediakan Buka Puasa Istimewa di hari Kamis. Ini Menunya!