TITIKTEMU.CO - Rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Namun, sebagai hamba manusia wajib berusaha, baik dengan bekerja dan lebih penting lagi berdoa.
Sebab bekerja saja tidak cukup. Berdoa adalah cara untuk melancarkan rezeki. KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha memberikan amalannya.
“Kelebihan amalan ini, kalian minta apa saja akan dikabulkan Allah SWT. Tapi harus istiqomah,” kata Gus Baha di kanal Youtube @ngaji cerdas Official.
Baca Juga: Penuh Cinta, Ini Kumpulan Quote, Doa, dan Ucapan Selamat Hari Ibu
Amalan yang dimaksud sangat mudah diamalkan. Surat yang harus dibaca pun sudah sangat familiar bagi umat Islam, yatu surat Al Fatihah.
“Fatiha ini dawuhan Allah SWT, itu kalamullah. Amalkan Fatihah sekuatmu. Satu kali, 3 kali, 41 kali. Yang penting istiqomah,” kata ulama ahli tafsir Alquran itu.
Menurut Gus Baha, istiqomah itu untuk memunculkan kebiasaan baru dengan mengamalkan terus-menerus sampai waktu tertentu.
Baca Juga: Rezeki Mengalir Deras, Baca Surat Yasin 41 Kali, Begini Penjelasan Gus Baha
Tidak hanya mengijazahkan surat Al Fatihah, pengasuh pesantren Alquran di Kragan, Narukan, Rembang, itu juga memberikan amalan lain agar tidak fakir.
Kata Bus Baha, setiap akan masuk rumah, dan kira-kira tidak ada orang yang akan menjawab salam, ucapkanlah salam untuk diri sendiri.
Bacaan salam itu adalah ‘assalaamu ‘alainaa waa alaa `ibaadillaahish shaalihiin’. Artinya, keselamatan semoga dilimpahkan padaku dan orang-orang yang saleh.
“Nanti malaikat yang akan menjawab salammu,” ujar Gus Baha.
Baca Juga: Ini 7 Rahasia Istighfar, Mulai dari Ampunan sampai Terbukanya Pintu Rezeki
Kenapa orang yang mengucapkan salam tersebut rezekinya lancar? Menurut Gus Baha, orang yang mengamalkan bacaan ini mendapatkan jaminan dari Allah SWT.
Artikel Terkait
Ini Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi, Jangan Sampai Nggak Baca Ya
Membaca Surat Yasin Setiap Hari, Ini yang Akan Terjadi
Rutin Baca Surat Al Waqiah, Ini Keutamaannya
Ingin Hajat Segera Terkabul? Bacalah Doa Mustajab dalam Surat-surat Al Quran Ini
Keutamaan Surat Ar Rahman: Nikmat Tuhan Mana yang Kamu Dustakan?