• Senin, 5 Desember 2022

SELEKSI REKTOR UGM : Calon Rektor Diharapkan Bisa Menjadi Katalisator Transformasi dan Mengawal Perubahan

- Rabu, 13 April 2022 | 17:50 WIB
Sarasehan Nyawiji Menuju UGM-1 "Dosen" (tangkapan layar zoom)
Sarasehan Nyawiji Menuju UGM-1 "Dosen" (tangkapan layar zoom)

TITIKTEMU.CO, JOGJAKARTA – Proses seleksi pemilihan calon rektor UGM yang baru, terus berlanjut.

Kini, seleksi pemilih calon rektor sampai pada tahap “Forum Sarasehan Dosen” yang menjadi rangkaian acara Sarasehan Nyawiji Menuju UGM-1.

Dalam forum tersebut, Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Dr. Gabriel Lele, menyatakan, calon rector UGM, diharapkan mampu menjadi katalisator transformasi dalam berbagai aspek serta mengawal perubahan.
Kegiatan tersebut dilakukan secara daring dan disiarkan melalui kanal Youtube Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga: Seleksi Rektor UGM : 6 Profesor Resmi Ditetapkan Sebagai Bakal Calon Rektor UGM Periode 2022 – 2027



Gabriel Lele menginginkan calon rektor UGM, nantinya merupakan figur yang sudah selesai dengan dirinya.

"Rektor menjadi "terminal", bukan halte menuju terminal berikutnya. Jadi, tugas rektor benar-benar menjadi katalisator serta mengawal perubahan," ujar Gabriel.

Tak hanya itu, calon rektor juga diharapkan mampu membuka ruang dan kanal imajinatif kolektif, mentradisikan budaya dialog, mendorong kontestasi dan kolaborasi ide.

Baca Juga: Buruan! Mudik Gratis Kemenhub 2022, Link, Syarat dan Cara Daftarnya

Sementara itu, Guru Besar FMIPA UGM, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng.,Ph.D., menyebutkan ada beberapa tantangan UGM ke depan, dalam berbagai aspek mulai dari pendidikan dan pengajar, pengabdian masyarakat, publikasi dosen, SDM dosen, serta manajemen dan tata kelola.

Mudasir berharap, rektor UGM terpilih, nantinya membuat terobosan mengurai persoalan yang ada.

Lebih lanjut Mudasir mencontohkan pada aspek SDM dosen, masih terjadi ketidakseimbangan antara rasio mahasiswa-dosen, doktor-non doktor dan guru besar-non guru besar.

Baca Juga: RAMADHAN: Lima Perkara yang Harus Dihindari Agar Puasa Terpelihara Mendapatkan Pahala

Hal lainnya, juga perlu diperhatikan beban dosen di luar mengajar dan membimbing hingga persoalan jenjang karier dan kenaikan pangkat dan jabatan dosen serta isu pengangkatan guru besar, profesor emiritus dan profesor tidak tetap.

Dalam aspek manajemen dan tata kelola, UGM masih dihadapkan pada persoalan manajemen yang gemuk, dimana lebih dari 40 persen dosen adalah pejabat.

Fakta ini menyebabkan tidak tersedianya lagi, ruang dan waktu untuk pengembangan diri dan keilmuan.

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: ugm.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X