RAMADHAN : Empat Hikmah di Balik Makan Sahur, Banyak Manfaatnya Lho…

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Rabu, 6 April 2022 | 17:02 WIB
Santapan sahur. Ilustrasi (flickr)
Santapan sahur. Ilustrasi (flickr)

Baca Juga: Lewat film Fritzchen Joko Anwar Debut Sutradara Hollywood

Al-Bukhari mendata sejumlah hadits Nabi tentang anjuran tidak tidur setelah sahur sampai waktu subuh tiba.

3. Tidak dihisab
Setiap makanan yang dikonsumsi oleh manusia akan dihisab kelak di akherat. Berbeda dengan makanan sahur, yang salah satu keberkahannya adalah, terbebas dari hisab.

Dalam satu hadits Nabi dijelaskan:

ثَلَاثَةٌ لَا يُحَاسَبُ عَلَيْهَا العَبْدُ أَكَلَةُ السَّحُوْرِ وَمَا أَفْطَرَ عَلَيْهِ وَالأَكْلُ مَعَ الإِخْوَانِ

Artinya, “Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah swt, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.” (HR al-Azdra’i)

Baca Juga: SNMPTN : Kerennnn…..Gadis Manis Berusia 14 Tahun, Lolos SNMPTN 2022 Fisip Unair

4. Keistimewaan umat Islam
Makan sahur juga menjadi keistimewaan bagi umat Nabi Muhammad saw, sebab, ibadah puasa tidak saja dilakukan oleh umat muslim, melainkan juga oleh Yahudi dan Nasrani, akan tetapi anjuran sahur, hanya dimiliki oleh umat Islam.

Rasulullah saw bersabda:

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ، أَكْلَةُ السَّحَرِ

Artinya, “Yang membedakan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur”. (HR Muslim).***

 

Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.co

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X