RAMADHAN : Empat Hikmah di Balik Makan Sahur, Banyak Manfaatnya Lho…

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Rabu, 6 April 2022 | 17:02 WIB
Santapan sahur. Ilustrasi (flickr)
Santapan sahur. Ilustrasi (flickr)

TITIKTEMU.CO, Jakarta – Bulan Ramadhan 1443 Hijriah, bulan puasa yang selalu dirindukan seluruh umat Islam seluruh dunia sudah tiba.

Sebagai bulan paling mulia bagi umat Nabi Muhammad saw, Ramadhan memiliki sejumlah amalan sunnah yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya, salah satunya adalah anjuran makan sahur.

Dalam salah satu hadits Nabi dijelaskan:

وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: السَّحورُ أُكْلةُ بَرَكةٍ، فلا تَدَعوه، ولو أنْ يَجرَعَ أَحَدُكم جُرْعةً من ماءٍ؛ فإنَّ اللهَ وملائكتَه يُصلُّونَ على المُتَسَحِّرينَ.

Artinya, “Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, ‘Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air, karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur,’" (HR Ahmad).

Baca Juga: Pemudik Capai 76-86 Juta Orang, Presiden Jokowi Perintahkan Jajaran Siapkan Mudik Dengan Matang

 

Di balik anjuran makan sahur tersebut, terdapat sejumlah hikmah.

Berikut adalah empat hikmah makan sahur, seperti dilansir NU Online dalam tulisan berjudul “Hikmah di Balik Anjuran Makan Sahur”.

1. Wujud kasih sayang Islam
Tujuan makan sahur adalah untuk menambah stamina tubuh bagi orang yang berpuasa, saat menjalani aktivitas di pagi harinya. Ini merupakan wujud kasih sayang agama Islam kepada pemeluknya.

Bayangkan, jika orang puasa tidak sahur, sementara ia memiliki aktivitas berat di siang harinya, terlebih jika jarang berpuasa sunnah, pasti tubuh akan terasa lemas.

Baca Juga: Liga Champions: Real Madrid Bertanding di Markas Chelsea Tanpa Didampingi Carlo Ancelotti

2. Kesempatan beribadah
Waktu sahur adalah momen yang paling utama dalam beribadah. Harapannya, orang yang bangun untuk makan sahur, juga bisa sekalian beribadah di waktu mustajab ini.

Selain itu, orang yang makan sahur juga lebih berkesempatan melaksanakan salat subuh tepat waktu, karena jika tidak tidur setelah makan, ia akan menunggu sampai adzan subuh berkumandang.

Imam al-Bukhari dalam kitab sahih-nya menuliskan satu bab khusus, yang membahas tentang orang yang sahur dan tidak tidur, sampai tiba waktu salat subuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X