Menolak Tradisi Valentine Tidak Berarti Menghilangkan Kasih Sayang

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 14 Februari 2022 | 21:45 WIB
Ilustrasi: Hari Valentine dan kasih sayang dalam pandangan Islam. (pic. muhammadiyah.or.id)
Ilustrasi: Hari Valentine dan kasih sayang dalam pandangan Islam. (pic. muhammadiyah.or.id)

TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA - 14 Februari dianggap sebagai hari kasih sayang dan ada kalangan masyarakat yang merayakan setiap tahun.

Orang-orang berbondong-bondong mengucap kasih sayang dan saling memberi coklat untuk pasangan masing-masing. Tidak jarang pula dirayakan secara berlebihan bahkan berani menerobos adat istiadat bahkan batas-batas norma agama.

Baca Juga: Doa Agar Anak Saleh dan Salehah. Lengkap dengan Huruf Arab dan Latin. Sering Dipanjatkan Nabi Ibrahim

Baca Juga: 8 Jurus Jitu Lolos SNMPTN 2022 untuk Masuk PTN Impian. Disarankan Tidak Lintas Jurusan

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Qaem Aulassyahied mengatakan bahwa kasih sayang dalam Islam merupakan salah satu unsur yang penting.

Kata basmalah sebagai ayat pertama dalam Al Quran, yakni, bismillahirrahmanirrahim yang berarti dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Baca Juga: SINDIKASI Tolak Aturan JHT BPJS Ketenagakerjaan Cair Saat Usia Pekerja 56 Tahun

Islam juga memiliki slogan abadi yakni rahmatan lil’alamin atau rahmat seluruh alam.

Selain itu, Allah menganjurkan untuk menjaga tali silaturahmi atau hubungan kasih sayang kepada sesama. Silaturrahim ini bisa dimaknai dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, yakni saling menebar salam, memenuhi undangan, menjenguk saudara yang sakit, mengantar jenazah, hingga menjawab (dengan doa) jika saudara kita bersin dan ia memuji Allah.

“Dalam Islam, kasih sayang ini harus diatur utamanya harus mengikuti pandangan dan ketentuan-ketentuan syariat. Di antaranya adalah prinsip kasih sayang tidak boleh melanggar norma dan prinsip yang telah ditentukan agama,” ujar dosen Universitas Ahmad Dahlan ini sebagaimana dikutip TITIKTEMU.CO dari  muhammadiyah.or.id.

Baca Juga: Soal Wadas, Ganjar Pranowo Tegaskan Jangan Ada Pejabat yang “Bermain”

Menurut Qaem, ekspresi kasih sayang pada Hari Valentine sering diidentikkan dengan hal-hal berbau seksualitas.

Bahkan tidak jarang mengirim bingkisan coklat Valentine disertai bonus kondom, yang tentunya membuat Hari Valentine semakin diidentikan dengan pergaulan bebas tanpa batas.

 Hal tersebut tentu saja bertentangan dengan norma agama dan budaya bangsa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X