TITIKTEMU.CO – Puasa Dzulhijjah sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Amalan puasa sunnah mulai tanggal 1-10 Dulhijah ini merupakan salah satu bulan istimewa dalam Islam.
Dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, terdapat 3 hari yang dianggap istimewa.sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam riwayat HR At-Tarmidzi.
“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa setara dengan satu tahun berpuasa.
Baca Juga: Ini Keutamaan Puasa Arafah. Salah Satunya Dapat Menghapus Dosa Setahun yang Lalu dan Akan Datang
Satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.”
Karena itu, umat muslim disarankan memperbanyak amalan di bulan Dzulhijjah. Amalan puasa itu antaranya puasa Tarwiyah dan Arafah pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah .
Diriwayatkan Bukhari, pahala mereka yang berpuasa pada bulan ini sebanding dengan pahala orang yang mati syahid di medan perang karena membela agama Allah.
Baca Juga: Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Dzulhijjah pada 29 Juni untuk Menetapkan Idul Adha 1443 H
Ibnu Abbas ra bercerita, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang mengerjakan amalan shaleh pada hari-hari itu yang lebih baik dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini.” (HR Bukhari).
Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.
Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyyah)
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.