TITIKTEMU.CO - Sekitar satu bulan lagi, umat muslim akan merayakan Idul Adha atau kerap disebut sebagai Idul Kurban.
Pada perayaan ini, umat muslim yang mampu menyembelih hewan kurban mengikuti langkah Nabi Ibrahim yang diberi ujian Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail. Yang kemudian oleh kebesaran Allah, Nabi Ismail digantikan oleh hewan kurban.
Namun di tengah antusiasme masyarakat muslim untuk melakukan kurban, saat ini harus lebih berhati-hati memilih hewan kurban sehubungan merebaknya penyakit mulut dan kuku, yang menyerang hewan ternak kambing dan sapi.
Baca Juga: Cek Detilnya Disini! Jadwal Lengkap Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2022
Masyarakat harus berhati-hati memilih hewan kurban. Beberapa hal ini yang harus diperhatikan.
Dokter Hewan (drh) M Taufiq Fadhlullah dari Ikatan Dokter Hewan Sapi Indonesia menjelaskan beberapa gejala klinis yang dialami pada hewan ketika terkena penyakit mulut dan kuku (PMK).
Menurutnya, virus PMK ini tidak hanya menyerang sapi, domba, dan kambing saja tetapi semua hewan berkuku belah. Di antaranya kerbau, babi, rusa, kijang, unta, dan gajah.
Baca Juga: Atalia: Di Sungai Aare yang Luar Biasa Cantik Ini, Mamah Lepaskan Kamu…
Taufiq memberikan contoh pada sapi. Jika terkena virus PMK maka lidah sapi akan terlihat seperti sariawan. Ini menjadi penyebab sapi tidak mau makan dalam rentang waktu 1-14 hari, sehingga sapi semakin kurus.
“Tergantung dari berapa banyak virus yang terhirup atau yang ada di dalam tubuhnya sehingga menyebabkan sapi semakin kurus, hingga kadang-kadang ambruk atau tidak bisa bisa berdiri,” ungkap Taufiq dalam agenda kajian keagamaan mengenai PMK bersama Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara daring, pada Selasa (31/5/2022) malam.
Gejala klinis lain adalah kuku yang terlepas sehingga menyebabkan sapi pincang. Gejala ini berawal dari luka kuku di bagian bawah seperti lecet.
Baca Juga: Ini Link PDF Cerita Horor Ranjat Kembang, Akhir dari Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Taufiq menganalogikan seperti kaki manusia yang lecet akibat memakai sepatu tetapi tidak mengenakan kaus kaki.
Selain itu, ia mengaku mendapat kabar bahwa ada sapi di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat yang lidahnya melepuh. Bahkan kulit lidah sampai hilang dan hanya terlihat dagingnya saja.
Artikel Terkait
Awas Ketagihan! Pindang Kambing Khas Wonogiri Rasanya Istimewa. Ternyata Ini Rahasianya
Susu Kambing Cocok Diminum di Masa Pandemi, Ini Khasiatnya
Ini Dia, 7 Warung Sate Kambing di Wonogiri yang Rasanya Bikin Meleleh
Menikmati Masakan Olahan Kambing Diiringi Live Music, Nikmat Apalagi Yang Kamu Dustakan...
Kloter Pertama Berangkat 4 Juni 2022, Indonesia Berangkatkan 241 Kloter Calon Jamaah Haji
Haji 2022 : Garuda Siap Terbangkan Jemaah Calon Haji Indonesia dari 9 Embarkasi. Kloter Terakhir 3 Juli 2022
Haji Mabrur Dambaan Utama Umat Islam, Ini Lima Tanda-tanda Jamaah Mendapatkannya
Kemudahan Bagi Jamaah Haji Tahun ini, Mulai Layanan Air Zamsam Hingga SIM Card Gratis