TITIKTEMU.CO, Jakarta – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 bakal dibuka mulai 23 Maret 2022.
Seperti tahun sebelumnya, SBMPTN 2022 akan dilaksanakan dengan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Nilai UTBK SBMPTN inilah yang akan menentukan lolos tidaknya seorang peserta SBMPTN pada prodi yang diinginkannya, selain besar kecilnya tingkat persaingan yang terjadi.
Baca Juga: Sah! Sudah Ada Pemimpin Otorita IKN, Ini Pesan Jokowi untuk Duet Bambang Susantono-Dhony Rahajoe
Pada tahun ini, beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) membuka program studi (prodi) baru yang bisa dipilih melalui jalur SBMPTN 2022.
Pada SBMPTN 2021, 184.942 siswa dinyatakan lulus. Jumlah peserta yang lulus, terdiri dari 92.963 siswa untuk prodi Saintek dan 91.979 prodi Soshum.
Sedangkan pada SBMPTN 2020, jumlah pendaftar sebanyak 702.420 peserta, sementara yang dinyatakan lulus mencapai 167.653 peserta, atau sekitar 23,87%.
Baca Juga: Simak Persyaratan, Tahapan Pendaftaran Hingga Jadwal UTBK SBMPTN 2022
Pada SBMPTN 2019, jumlah peserta dinyatakan lulus seleksi pada 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia sebanyak 168.742 peserta atau sekitar 23,61 persen dari jumlah pendaftar. Jumlah pendaftar SBMPTN 2019 mencapai 714.652 peserta.
Untuk SBMPTN 2022, hingga 3 Maret 2022 atau 14 hari menjelang penutupan registrasi akun LTMPT (17 Maret 2022 – red), jumlah siswa yang sudah melakukan registrasi akun LTMPT mencapai 1.521.833 orang pada pukul 21.45 WIB.
Sedangkan yang melakukan permanen akun, baru sejumlah 1.241.251 dari jumlah pendaftar.
Baca Juga: SBMPTN : 8 Fakta UTBK SBMPTN 2022, Peserta Harus Tahu, Biar Lancar Saat Ujian
Sebagaimana diketahui, batas akhir registrasi akun LTMPT bagi calon peserta UTBK-SBMPTN akan ditutup pada 17 Maret 2022 pukul 15.00 WIB.
Salah satu persyaratan yang diterbitkan oleh LTMPT untuk peserta UTBK-SBMPTN 2022 adalah siswa yang tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.