pendidikan

Dilantik Jadi Kadisdikbud Jateng, Uswatun Hasanah Siap Copot Pelaku Pungli di Jajarannya

Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:21 WIB
Resmi dilantik oleh Gubernur Ganjar Pranowo sebagai Kadisdikbud Jateng, Uswatun Hasanah janji siap copot pelaku pungli di jajarannya. (pic. jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Mantan Kepala SMA Negeri 1 Purwantoro, Wonogiri, Uswatun Hasanah, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah.

Uswatun Hasanah dilantik bersama 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Dekranasda Jateng Store di Bandara YIA Jual Ratusan Jenis Produk UMKM

Baca Juga: IPB University Raih Tujuh Penghargaan Anugerah Diktiristek

Usai pelantikan, Kepala Disdikbud Provinsi Jateng Uswatun Hasanah menegaskan siap melakukan mandat yang diberikan Gubernur, termasuk mencopot oknum melakukan pungli. Sejumlah pekerjaan rumah, tambahnya,  juga akan disikapinya dengan cepat dan tegas.

“Apa yang disampaikan pak ganjar, memang butuh gerakan cepat, dan dibutuhkan sikap tegas untuk mengantispasi tiga hal tersebut, adanya penyimpangan hal-hal yang tidak seharusnya atau tidak on the track,” kata Uswatun seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemprov Jateng.

Baca Juga: Begini Cara Bersukur yang Benar, Rezeki Akan Mengalir Deras, Kata Ustadz Adi Hidayat

Persoalan pungli, Uswatun menegaskan, biaya pendidikan pada satuan pendidikan di bawah Pemprov Jateng gratis.

“Karena sekolah itu sudah gratis, Insya Allah siap. Soal ijazah akan segera ditindaklanjuti. Bahkan kalau perlu ya kepala sekolahnya dipecat. Memang butuh sikap yang tegas untuk penyimpangan seperti itu,” tegasnya.

Dalam sambutan pelantikan, secara khusus Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpesan untuk Kepala Disdikbud Uswatun.

Baca Juga: Kata Gus Baha: Jangan Terlalu Sering Berdoa, Lakukan Hal Ini agar Allah Mencukupimu

Yakni terkait pungli, ijasah dan integritas di satuan pendidikan. Persoalan ini, menurut Ganjar, masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas di Disdikbud Jateng.

“Saya masih mendengar pungli, njelehi!. Kemarin masih ada SPP sudah kita gratiskan SMA, SMK, SLB, tapi masih ada yang mungut, kasih peringatan,” kata Ganjar.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas di Disdikbud Jateng,” kata Ganjar.

Halaman:

Tags

Terkini