pendidikan

Beternak Domba Bebas Bau, Bisa Lho. Gak Percaya? Simak Tips dan Trik Berikut Ini

Minggu, 12 Desember 2021 | 12:05 WIB
Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D, Dosen Fakultas Peternakan UGM, dalam Webinar Bincang Desa Seri ke 33 yang digelar “Desa Apps UGM” (YouTube)

Selama masih ada manusia, ia akan selalu dibutuhkan untuk dikonsumsi.

Belum lagi, bila tiba waktu tertentu, seperti hari raya Idul Adha, peringatan Natal atau Tahun Baru, permintaan daging sapi, kambing dan domba mengalami lonjakan.

Baca Juga: Siap-siap! 12 Serial Bakal Tayang di WeTV di Tahun 2022, Salah Satunya Tilik

Nah, budi daya domba dinilai tidak membutuhkan modal besar.

Secara komersial, modal yang dibutuhkan untuk memelihara domba relatif lebih rendah dibandingkan hewan lainnya. Apalagi, peluang pasar daging domba masih besar, karena faktanya, saat ini kebutuhan daging domba memang belum bisa terpenuhi. 

“Mengapa memilih memelihara domba? Karena domba adalah termasuk ternak kecil sehingga modal yang disediakan juga tidaklah sebesar ternak besar seperti sapi”, ujar Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D, Dosen Fakultas Peternakan UGM, dalam Webinar Bincang Desa Seri ke 33 yang digelar “Desa Apps UGM” yang dipantau via Youtube belum lama ini.

Baca Juga: Raheem Sterling Cetak Gol ke-100 di Liga Premier Inggris, Manchester City 1-0 Wolverhampton Wanderers

Panjono menambahkan, saat ini, di Yogyakarta, meski domba bukan makanan pokok, kebutuhan daging domba masih kekurangan sehingga memiliki peluang yang cukup tinggi. Daging domba masih dicari sampai ke Sumatra Utara.

Menurut Panjono, proses budi daya domba terdiri dari 3 tahap.

Yaitu pembiakan. Kegiatan ini menghasilkan cempe (anak domba/kambing) lepas sapih.

Tahap kedua, yaitu pembesaran atau pemeliharaan cempe sekitar 6 bulan.

Dan tahap akhir, adalah pemeliharaan di masa usia 6-8 bulan saat domba siap dikonsumsi, sebelum bau khasnya muncul.

Baca Juga: Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani Bandung Dihentikan, Kemenag: Lembaga itu Juga Belum Punya Izin!

Menurut Panjono, kinerja dari budi daya domba komersial, dapat diukur dari beberapa aspek.

Aspek tersebut adalah interval kelahiran, litter size, mortalitas pra sapih, tingkat reproduksi, bobot sapih, dan produktivitas induk.

Halaman:

Tags

Terkini