• Selasa, 24 Mei 2022

Pakar UGM Prof Wasito: Virus Corona Sangat Kecil, Percuma Pakai Masker, Kalau Tidak Jaga Jarak

- Rabu, 1 Desember 2021 | 16:25 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D. (ugm.ac.id)
Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D. (ugm.ac.id)

TITIKTEMU.CO, Yogyakarta – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Yang terbaru, virus ini terus berkembang dengan varian terbarunya yang disebut Omicron.

Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Prof. drh. R. Wasito, M.Sc., Ph.D., virus Covid-19 akan terus mengalami mutasi, sehingga memunculkan varian baru seperti adanya varian Delta dan Omicron.

Mutasi virus tersebut bisa terjadi di semua negara, di mana virus Covid-19 pernah terdeteksi.

Baca Juga: Puteri Indonesia dari Masa ke Masa, Siapa Paling Cantik?

Wasito menyatakan virus yang berasal dari kelelawar itu, sudah mengalami ribuan mutasi dalam tubuh kelelawar sehingga mampu menular ke manusia dan kini sudah antar manusia.

“Di kelelawar terjadi mutasi yang berulang-ulang, sehingga dulu bisa menyebabkan SARS dan MERS. Saat ini  masih dicari, kenapa bisa terjadi mutasi berulang sampai beribu kali dalam sirkulasi darah dan dalam sel jaringan kelelawar  yang kini masih menjadi misteri, tapi tidak semua kelelawar memiliki corona,” ujar Wasito dalam webinar bertajuk “Merdeka Covid-19” yang digelar Departemen Patologi Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Rabu (30/11).

Baca Juga: Seri Penutup BWF World Tour Finals 2021, Indonesia Tak Punya Wakil di Tungal Putra dan Putri

Hal ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan Wasito sejak tahun 1988 tentang corona virus pada hewan ternak besar, unggas dan hewan kecil.

Menurut Wasito, awalnya virus ini tidak menular ke manusia. Namun, setelah mengalami banyak mutasi di kelelawar, akhirnya bisa menular ke manusia.

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: ugm.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Ini Perbedaan Endemi, Epidemi, dan Pandemi

Sabtu, 19 Maret 2022 | 14:25 WIB

Deteksi Dini Kelainan Payudara dengan Pemeriksaan USG

Rabu, 16 Februari 2022 | 14:28 WIB
X