pendidikan

Pemerintah Alokasikan Rp 542,8 Triliun untuk Pendidikan, Menkeu: 20,1 Juta Murid Bakal Dapat Beasiswa

Jumat, 10 Desember 2021 | 16:25 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbincang dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Istana Negara, Jakarta. Pemerintah mengalokasikan Rp542,8 triliun dari APBN untuk anggaran pendidikan. (pic. Instagram @smindrawati)

TITIKTEMU.CO JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia di tahun 2022 mengalokasikan anggaran sebesar Rp542,8 triliun untuk pendidikan.

Hal tersebut diungkap Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati melalui unggahan akun instagram-nya beberapa waktu yang lalu.

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan termasuk di dalamnya kesejahteraan guru dan dosen.

Baca Juga: Walikota Bandung Oded M Danial Meninggal, Jatuh Saat Salat Sunah di Masjid  

Baca Juga: Cegah Varian Omicron Masuk, Puan Maharani Tunda Seluruh Perjalanan Dinas Anggota DPR RI ke Manca Negara

Dalam akun tersebut Sri Mulyani mengatakan bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan. 

Dia mengungkapkan, anggaran yang besar tersebut sesuai dengan konstitusi Indonesia yang menyatakan bahwa anggaran pendidikan harus minimal 20 persen dari total APBN (Belanja Negara).

Baca Juga: Tidak Hanya Yuni, 7 Film Indonesia Terbaik Ini Pernah Masuk Nominasi Oscar

“Tahun 2022, Pemerintah mengalokasikan Rp 542,8T untuk anggaran Pendidikan, utamanya melalui Kemendikbudristek, Kemenag, BRIN, dan melalui Transfer Keuangan ke Daerah.” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani memerinci penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar itu untuk 8,84 juta murid sekolah keagamaan dan 45,15 juta siswa sekolah umum melalui Transfer Keuangan ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) menikmati Bantuan Operasional Sekolah.

Penerima manfaat lainnya yaitu 20,1 juta murid mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar, serta 713,8 ribu mahasiswa mendapat KIP Kuliah.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, Pemerintah akan Merelokasi Ribuan Rumah di Zona Bahaya

“Anggaran ini juga untuk kesejahteraan guru dan dosen yaitu 3,09 juta orang, baik yang dikelola langsung Pemerintah Pusat (1,19 juta orang) maupun pemerintah daerah melalui alokasi TKDD (1,9 juta orang).”

Lebih jauh Menkeu mengatakan anggaran juga akan dipergunakan untuk melakukan pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarpras Pendidikan Dasar dan Menengah sebanyak 932 sekolah, madrasah dan sekolah keagamaan sebanyak 237 sekolah, serta 74 gedung PTN/PTKIN

Halaman:

Tags

Terkini