TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada telah memulai menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) untuk ijazah pada wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2021/2022, Kamis (21/10).
Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., mengapresiasi penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) tersebut.
Panut juga mengaku merasakan kemudahan.
Menurut Rektor, penggunaan tanda tangan elektronik lebih mudah.
“Dibandingkan tanda tangan basah, lebih mudah dan nyaman menggunakan tanda tangan elektronik ini,”kata Panut.
Panut menambahkan, banyak keuntungan dari penggunaan tanda tangan elektronik tersebut.
Baca Juga: Wajib Tes PCR untuk Penerbangan Domestik Adalah Langkah Tepat dan Dibutuhkan
Di antaranya, meningkatkan keamanan dokumen dari risiko pemalsuan, baik pemalsuan dokumen maupun pemalsuan tanda tangan.
Selain itu, pelaksanaannya juga lebih mudah dan nyaman, karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
“Asalkan pihak-pihak yang punya otoritas untuk melakukan tanda tangan, memegang alat komunikasi yang terhubung ke jaringan internet,” jelas Panut.
Baca Juga: Kereta LRT Mengalami Kecelakaan di Jalur Layang Munjul Saat Uji Coba
Pada wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2021/2022 lalu itu, UGM mewisuda 1.329 mahasiswa.
Terdiri dari 1.167 mahasiswa lulusan Program Magister (S2), termasuk 34 wisudawan dari Warga Negara Asing, 56 lulusan Program Spesialis, dan 106 lulusan Program Doktor (S3), termasuk 1 wisudawan dari Warga Negara Asing.