TITIKTEMU.CO, Surakarta - SMK adalah sebuah wirausaha yang melatih anak muda berbakat untuk memproduksi barang maupun jasa serta menjadi UMKM yang menyediakan layanan barang maupun jasa yang dibutuhkan pasar.
Pernyataan itu disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim saat meresmikan renovasi ruang praktek dan ruang teori siswa di SMKN 2 Surakarta. Saat peresmian, Nadiem didampingi Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka
Nadiem Makarim menyatakan dengan tujuan itu, harapannya SMK bisa maju di abad 21 ini. “Kita membutuhkan kolaborasi holistik dimana industri yang memimpin proses pembelajaran kurikulum praktisi dan peningkatan kompetensi guru-guru,” ujar Nadiem.
Baca Juga: Polda Jateng Bekuk 15 Pelaku Transfer Dana Palsu, Kerugian Bank Capai 20 M
Sejalan dengan visi nasional penguatan SMK oleh Kemendikbudristek saat ini, revitalisasi pendidikan vokasi, menjadi salah satu prioritas merdeka belajar, selain revitalisasi gedung dan diikuti dengan revitalisasi software di dalamnya, manusianya, dan proses belajarnya.
Nadiem juga memaparkan program terbaru dari Kemendikbudristek yang merupakan kelanjutan dari SMK center of excellence yaitu SMK Pusat Unggulan.
Program ini merupakan terobosan komprehensif yang ditujukan untuk menjawab tantangan kondisi SMK, dan harapannya dari program ini adalah dapat menghadirkan mentor-mentor untuk SMK lain.
“Saya juga ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah Kota Surakarta atas dukungannya yang dapat menghadirkan SMK, yang sesuai dengan tuntutan zaman yang serba digital,” tambah Nadiem.
Baca Juga: PPKM Tetap Diperpanjang. Tetapi Kini Sudah Bisa Nonton Bioskop Gaes! Ini Detilnya
Nadiem juga mengucapkan terima kasih kepada pengajar, dan siswa siswi atas semangatnya dalam mengupayakan perbaikan di tengah situasi yang menantang ini.
Nadiem juga berharap bahwa sekat di antara SMK dan mitra industri dapat hilang sehingga menghasilkan berbagai macam inovasi. Selain itu, perguruan tinggi bisa mulai memperhatikan siswa siswi SMK dan tercapai ekosistem yang terpadu.
“Saya yakin hasil dari kolaborasi ini semakin memupuk ketangguhan anak-anak kita di masa depan. mari kita tumbuhkan semangat berkembang dan inovasi untuk sekolah vokasi yang kuat sehingga dapat menguatkan Indonesia,” tutup Nadiem.
Baca Juga: Geger, Pasien Covid-19 Berhubungan Seks dengan Pembesuk di Bangsal Rumah Sakit
Pada kesempatan ini, Nadiem juga menandatangani Pakta Komitmen Kerjasama antara Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah tentang Hibah Revitalisasi Ruang Kelas & Praktek dan Pengembangan Program Link & Match Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Surakarta dan Sekitarnya.