Diskusikan aturan di antara pasangan terlebih dahulu, lalu sampaikan bersama dengan satu suara.
Baca Juga: Rencana Penghapusan Prodi Dinilai Berbahaya: Kampus Bisa Berubah Jadi “Pabrik Tenaga Kerja” Industri
Libatkan nenek dan opung dalam hal positif. Minta mereka bercerita, mengajarkan bahasa daerah, doa, tradisi keluarga, atau resep lama. Anak mendapat manfaat besar dari hubungan lintas generasi yang hangat.
Jika konflik mulai memanas, hindari membahas di depan anak atau saat emosi sedang tinggi. Pilih waktu tenang dan bicara empat mata.
Nada bicara sering lebih menentukan hasil daripada isi pesan itu sendiri.
Anak juga sedang belajar dari semua interaksi ini.
Saat ia melihat orang dewasa berbeda pendapat tetapi tetap saling menghormati, ia belajar cara menyelesaikan konflik dengan sehat.
Rumah multigenerasi memang tidak selalu mudah, tetapi kaya cinta dan dukungan.
Jika dikelola dengan bijak, perbedaan pola asuh bukan ancaman. Justru bisa menjadi kekuatan besar untuk tumbuh bersama.***