“Kekerasan, baik di dalam maupun luar sekolah, tidak bisa ditoleransi,” kata Benyamin.
Tragedi ini kembali menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan Indonesia—bahwa bullying bukan sekadar masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan teguran.
Perundungan dapat merenggut nyawa dan masa depan seorang anak.
Kasus MH menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat, keterlibatan sekolah yang lebih serius, serta keberanian semua pihak untuk bertindak cepat sebelum terlambat.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran mendalam agar tidak ada lagi MH berikutnya.***