TITIKTEMU.CO - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan melaksanakan dua puasa sunnah, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah. Kedua puasa Sunnah ini memiliki banyak keutamaan dan menjadi bagian dari amalan utama di bulan Dzulhijjah.
Namun, masih banyak yang belum mengetahui secara pasti kapan waktu pelaksanaannya. Berikut ini bahasan lengkap mengenai jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah tahun 2025, termasuk niat, tata cara, dan keutamaannya.
Baca Juga: Lebih Baik Kurban Kambing atau Sapi? Begini Penjelasan Gus Baha
Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah?
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilakukan sehari setelahnya, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah.
Kedua puasana Sunnah di bulan Dzulhijah ini dilakukan menjelang Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama puasa Arafah.
Mengenai keutamaan luar biasa puasa Arafah, Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Tidak ada amal yang lebih utama daripada amal yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.”
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab:
“Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali lagi.”
Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala amalan, termasuk puasa, di 10 hari pertama Dzulhijjah.
Berdasarkan hasil sidang isbat yang dilakukan Kemenag, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah akan dilaksanakan dalam beberapa hari setelahnya.