"Aku berniat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha 2025: Cek Jadwal Lengkap dan Tips Tambahan Cuti!
Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah
Secara umum, tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah sama dengan puasa sunnah lainnya. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
Membaca niat pada malam hari atau sebelum fajar menyingsing.
Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri.
Menahan emosi, menjaga lisan, dan memperbanyak ibadah serta amalan baik.
Berbuka puasa saat matahari terbenam atau ketika azan Magrib berkumandang.
Bagi yang ingin mendapatkan pahala lebih, bisa juga memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah selama hari-hari ini.
Puasa Arafah dianjurkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji. Bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah, tidak dianjurkan berpuasa karena mereka membutuhkan energi untuk ibadah wukuf.
Baca Juga: 9 Juni 2025 Libur Apa? Cuti Bersama Idul Adha dan Long Weekend Juni yang Sayang Dilewatkan
Keutamaan Puasa Arafah
Dari Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa pada hari Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)
Keutamaan puasa Arafah ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah bagi hamba-Nya yang memanfaatkan momen istimewa ini.***
Artikel Terkait
Numplak Wajik Awali Pembuatan Gunungan Grebeg Besar Idul Adha
Kapan Idul Adha 2025? Ini Prediksi Tanggal Resmi Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Suplai Sapi dan Kambing Jelang Idul Adha di Bantul Aman, Tak Akan Pengaruhi Inflasi
Satu WNI Meninggal Dunia dan 2 Lainnya Ditangkap di Gurun, Diduga akan Masuk Makkah untuk Haji Ilegal
44 Jemaah Haji Khusus Asal Indonesia Tiba Perdana di Bandara Taif Arab Saudi
Persiapan Wukuf di Arafah: Ini Daftar Barang Penting yang Perlu Dibawa Jemaah Haji Indonesia
IFG Berikan Proteksi Optimal untuk Jemaah Haji dan Umrah Indonesia