Ia berharap kisah hidupnya bisa menjadi inspirasi bagi para mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Saya percaya, asal kita punya tekad dan semangat belajar, tak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk dicapai,” tutupnya.
Kisah Dewi Agustiningsih menjadi bukti nyata bahwa usia muda dan keterbatasan ekonomi bukanlah hambatan untuk berprestasi.
Dengan tekad, kerja keras, dan dukungan program seperti PMDSU dan Bidikmisi, anak muda Indonesia dapat meraih gelar doktor dalam waktu singkat sekaligus memberi dampak nyata melalui riset dan pengajaran.***