Justru dari situlah Dewi belajar arti penting kemandirian dan disiplin. “Motivasi saya sederhana, saya ingin membuktikan bahwa kondisi ekonomi tidak boleh jadi penghalang untuk meraih cita-cita,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga: Garap Pasar Global, UMKM Minuman Herbal Ini Kian Percaya Diri Berkat Dorongan BRI
Disertasi tentang Katalis Ramah Lingkungan
Dalam studi doktoralnya, Dewi meneliti pengembangan material katalis berbasis silika dan titania yang dimodifikasi dengan senyawa organosilan serta logam transisi.
Penelitian ini berfokus pada aplikasi dalam reaksi kimia organik seperti cross-coupling, dengan tujuan menciptakan metode sintesis senyawa yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
“Melalui penelitian ini, saya ingin menghasilkan material katalis yang tidak hanya aktif tetapi juga stabil dalam berbagai kondisi reaksi,” jelasnya.
Mewujudkan Tri Dharma dan Kolaborasi Antar Disiplin
Sebagai dosen Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB), Dewi tidak berhenti hanya di pencapaian akademik.
Ia berkomitmen melanjutkan penelitian di bidang katalis dan kimia material sebagai bagian dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.
Ia juga terbuka terhadap peluang kolaborasi lintas bidang seperti teknik lingkungan atau farmasi, agar hasil risetnya dapat diaplikasikan lebih luas.
“Harapannya, riset saya bisa berguna tidak hanya secara akademis, tetapi juga dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Lebaran Betawi 2025 Hadir Meriah di Monas: Cek Ada Apa Saja di di Sana!
Menginspirasi Generasi Muda Indonesia
Di balik segala prestasinya, Dewi tetap rendah hati.