Kisah Inspiratif Zulfa Tuffahati Wisudawati UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi; Perjalanan Inspiratif Mahasiswa di Dunia Publikasi Ilmiah

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 22 November 2024 | 08:30 WIB
Zulfa Tuffahati Wusawati UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi aktif Menulis jurnal scopis (kemenag.go.id)
Zulfa Tuffahati Wusawati UIN Ar-Raniry Lulus Tanpa Skripsi aktif Menulis jurnal scopis (kemenag.go.id)

TITIKTEMU.CO-Dalam perjalanan akademik yang sering kali dianggap kaku, Zulfa Tuffahati, mahasiswa Ilmu Perpustakaan di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi adalah kunci sukses.

Zulfa berhasil menyelesaikan studinya tanpa menulis skripsi, melainkan melalui jalur publikasi ilmiah

Pilihan ini bukan hanya mempercepat masa studinya—hanya tujuh semester—tetapi juga membawanya ke panggung akademik internasional. 

 Di bawah bimbingan Prof. Dr. Phil Abdul Manan, Zulfa menerbitkan artikel ilmiah di jurnal bereputasi, termasuk Jurnal Al Maktabah (SINTA 4) dan Jurnal Peuradeuen (Scopus Q1). Artikel lainnya, berjudul Reciting the Quran at Graves in the Acehnese Community, kini sedang dalam tahap peninjauan oleh Jurnal Islam Futura (Scopus Q1).

Baca Juga: Kerin Wisudawati Keren dari UNDIP yang Borong Prestasi di Bidang Esai: Inspirasi Mahasiswa Masa Kini

Keberanian Memilih Jalur Publikasi 

Langkah Zulfa sejalan dengan kebijakan inovatif UIN Ar-Raniry, yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir melalui publikasi ilmiah, prototype, atau proyek tertentu.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 200 Tahun 2024, yang dirancang untuk mempercepat masa studi dan meningkatkan kontribusi ilmiah mahasiswa. 

Menurut Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Nazaruddin, kebijakan ini memberikan peluang luas bagi mahasiswa untuk berinovasi.

"Ini adalah langkah strategis yang tidak hanya mempercepat studi, tetapi juga meningkatkan kualitas publikasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya. 

Inspirasi dari Perjalanan Zulfa 

Zulfa tidak hanya sukses dalam akademik. Selama tiga tahun terakhir, ia aktif dalam berbagai penelitian yang didanai oleh DIPA UIN Ar-Raniry.

Hasil penelitiannya telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI), termasuk karya bertema *Morality of the Political Process in Aceh Post-2005* dan *Reciting Qur’an in the Graveyard in Aceh*. 

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Mukhtaruddin, memuji semangat Zulfa. "Keberhasilan Zulfa menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing di tingkat global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: UIN Ar-Raniry

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X