أن الجنب لَهُ تاخير غسل الجنابة ما لَم يضق عليهِ وقت الصلاة
“Sungguh orang junub boleh mengakhirkan mandi junubnya selama waktu shalat tidak hampir habis baginya.” (Ibnu Rajab al-Hanbali, Fathul Bari, [Madinah al-Munawarah, Maktabah al-Ghuraba al-Atsriyah: 1996] juz I, halaman 345).
Baca Juga: Teks Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Oleh karena itu, orang junub yang baru bangun misalnya di akhir waktu Subuh, ia harus segera melaksanakan mandi wajib dan tidak boleh menundanya lagi.
Setelah itu dilanjutkan dengan berwudhu, dan segera melaksanakan shalat subuh agar waktunya tidak terlewat.
Bila tetap ingin menunda waktu mandi maka hukumnya tentu berdosa, sebab ia sudah bangun dari tidurnya tapi tidak melaksanakan shalat Subuh pada waktunya.
Baca Juga: Keutamaan Shalat Dhuha Bagi Umat Muslim, Diampuni Dosanya Hingga Tidak Akan Menjadi Lengah
Rasulullah saw bersabda:
لَيْسَ التَّفْرِيطُ فِي النَّوْمِ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ فِي الْيَقَظَةِ. رواه أحمد. صحيح
“Tidak ada kecerobohan saat tidur, kecerobohan itu terjadi saat orang bangun dari tidur.” (HR Ahmad. Shahih).
Jadi, menunda mandi wajib bagi orang junub hukumnya boleh namun tetap memiliki batasan, yaitu tidak sampai melewati waktu shalat. Wallahu a‘lam.***
Artikel Terkait
Teks Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Terbanyak Sepanjang Sejarah! Kemenag Membuka 110.553 Formasi CASN Tahun 2024, Cek Alokasinya di Sini
Bacaan Niat Puasa Sunah Senin Kamis Lengkap dengan Doa Berbuka Puasa, Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Teks Bacaan Bilal Sholat Jumat Lengkap Beserta Tugas dan Tata Caranya: Tulisan Arab, Latin dan Terjemah
Muslim Wajib Tahu! Ini 12 Amalan yang Dianjurkan Pada Bulan Muharram Mulai dari Puasa hingga Sedekah
Sambut Kepulangan Jemaah Haji di Kloter Terakhir di Jakarta, Menag Sampaikan Permintaan Maaf