Aman mengungkapkan dalam era yang terus berubah, dimana teknologi dan globalisasi mengubah wajah dunia, FSY tetap menjadi ruang yang mengajak masyarakat untuk tetap menghargai dan merayakan akar budaya.
"Semoga FSY 2023 menjadi pesta yang tak terlupakan dan semoga dapat terus memberikan makna yang dalam untuk masyarakat," ungkapnya.
Artikel Terkait
Inilah 10 Prodi Soshum Undip Sepi Peminat. Sastra Inggris Memiliki Tingkat Persaingan Paling Tinggi
Buku Kiat Ahmad Tohari Lahirkan Novel Legendaris akan Diluncurkan di Glamping Sastra Indonesia 2022
Lihat, Kompetisi Bahasa dan Sastra Jawa di Yogya, Ternyata Tak Pernah Sepi Peminat
Sastra Jawa Masih Bertahan Dan Diminati Anak Muda, Ini Contohnya