Kelpin diundang Mata Najwa ke Jakarta untuk memberikan kesaksian. Tapi naas waktu di stasiun, dia diculik intel dari oknum aparat dan gagal berangkat.
Kesaksian Dokter Tim Arema FC, dr Nanang di akun @dokternanang tanggal 2 Oktober 2022: Korban dewasa, remaja dan anak-anak. Penyebab kematian: asfiksia. Pemicu: inhalasi gas air mata. Tersangka: penembak gas air mata. Sesederhana itu, tapi di Indonesia diputar-putar untuk dicari pembenaran penembakan ke tribun. Memang janc**
sampeyan pak.
RJP (Resusitasi Jantung Paru) tiada berguna lagi..sudah berpuluh menit mereka tidak bernyawa. Kami hanya bisa membantu menstabilkan yang masih bernafas,
yang sudah berpulang kita tutup wajahnya dan akhirnya kita antar ke luar menunggu transport..beserta puluhan korban lain..
Baca Juga: MENUNGGU SANKSI FIFA UNTUK PSSI ? - Tragedi Bola Indonesia di New York Times dan Washington Post
Sekitar 30 menit lebih setelah terkurung di ruang ganti, pintu didobrak dari luar karena korban mulai menumpuk di selasar...mereka panik dan bingung harus ke mana. Pemain & official sambil menahan trauma dan tangis membantu sebisanya...beberapa sudah tidak bernafas..
Ini tambahan unggahan dr Nanang di twitternya: Menjelang subuh baru sampai ke rumah...tak terasa air mata keluar saat melihat anak istri tertidur pulas.Pagi ini akan banyak rumah yang berduka karena keluarga mereka menjadi korban tragedi Kanjuruhan
Lantas ditampikan unggahan @footballtrophik: kami kehilangan kontak dengan beberapa teman Kepanjen, tadi pagi tersiar kabar beberapa orang ditangkap secara dadakan.
Tentu masukan dari Aremania ini bisa jadi bahan masukan TGIPF Tragedi Kanjuruhan untuk bisa menyingkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kerusuhan yang menewaskan ratusan nyawa Aremania itu.***
Artikel Terkait
Menpora Amali: Semoga tidak disanksi FIFA. Ini pernyataan Presiden FIFA tentang Tragedi Kanjuruhan
Berapa sebenarnya korban jiwa Tragedi Kanjuruhan? Susi Pujiastuti: Beri angka yang sejujurnya dan sebenarnya
INVESTIGASI TRAGEDI KANJURUHAN: 18 Polisi operator senjata pelontar gas air mata diperiksa
PW NU Jatim: Kapolri wajib copot Kapolda Jatim dan investigasi Tragedi Kanjuruhan libatkan FIFA
Kurniawan Dwi Yulianto dan Rhenald Kasali masuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Jatim
Cuitan @polseksrandakan tentang Tragedi Kanjuruhan akhirnya dihapus. Ini penyebabnya
Setelah Kapolres Dicopot & Saksi-saksi Diperiksa, Polisi Juga Dalami Rekaman di 32 CCTV Tragedi Kanjuruhan