Seperti diketahui laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) yang berakhir 2-3 akhirnya berakhir ricuh. Ribuan Aremania mengamuk di dalam dan di luar stadion karena tim kesayangan mereka takluk dari Persebaya.
Baca Juga: Rusuh Bola 127 Tewas, Bupati Malang Sanusi: Tangani Semua Korban, Biaya Ditanggung Pemkab!
"Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti," kata Erwin.
Erwin belum bisa memastikan berapa korban yang meninggal atau terluka dalam insiden ini. Namun, jika ada korban yang meninggal itu sudah menjadi ranah pidana dan akan ditindaklanjuti oleh kepolisian. "Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini.
Erwin juga memastikan bersama dengan tim dari PSSI segera berangkat ke Malang untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Itu dilakukan agar saat sidang Komdis nanti bisa memutuskan hukuman apa yang layak diberikan kepada Arema. "Siapapun yang salah harus dihukum," tegasnyanya. ***
Artikel Terkait
Laga Adu Gengsi Antara PSM Makassar vs Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung
Dipuji Kapolda, Kompetisi Liga 2 PSSI di Surakarta Berjalan Lancar
Gelar Investigasi, PSSI akan Hukum Panitia Lokal Jika Bersalah dalam Musibah di GBLA
Ketum PSSI: Banyak Nitizen Minta Indonesia Keluar dari AFF
Ini Dia Jadwal Final Piala Presiden 2022. Arema Pernah Kalahkan Pusamania Borneo 5-1
Dugaan Match Fixing, Pengaturan Skor Pertandingan Thailand vs Vietnam. Ini yang Dilakukan PSSI
Abel Camara Bawa Arema Malang Ungguli Borneo Samarinda di leg 1 Piala Presiden 2022