TITIKTEMU.CO SEMARANG – Pertandingan bola Liga 2 PSSI di wilayah Jawa Tengah yang diselenggarakan di Surakarta dinilai Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi berlangung lancar dan aman. Jenderal polisi bintang dua itu pun memuji pelaksanaan kegiatan yang diadakan sejak 3 November 2021 itu.
"Dukungan para suporter serta peran panitia dalam menggelar kompetisi cukup bagus," ungkap Luthfi Senin (29/11).
Baca Juga: Antisipasi Virus Corona Varian Omicron, Pemerintah RI Menolak Kedatangan WNA dari Wilayah Afrika
Baca Juga: Universitas Indonesia UI Setuju Kegiatan Resimen Mahasiswa Diberi Bobot SKS
Perhatian Kapolda Jateng pada jalannya kompetisi Liga 2 terlihat ketika memimpin langsung pengamanan pertandingan perdana di stadion Manahan, Surakarta, awal November lalu. Menjelang dimulainya pertandingan, Kapolda bahkan langsung memeriksa stadion Manahan serta memberi briefing pada panitia dan aparat pengamanan.
Mewakili Kapolda Jateng, Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan pihaknya berterima kasih pada semua kalangan yang mensukseskan gelaran pertandingan liga 2.
Baca Juga: Sah! Indonesia Tidak Ikut Kontes Miss Universe 2021 di Israel
"Sejak awal sudah ditekankan pertandingan berlangsung tanpa suporter, dan ini terlaksana dengan cukup baik," kata Kombes Iqbal.
Meskipun sempat terjadi arak-arakan suporter, lanjutnya, kejadian itu dapat segera diatasi dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang berarti.
Menurut jadwal, pertandingan terakhir liga 2 di stadion Manahan digelar Selasa (30/11). Pada pukul 15.15 WIB akan bertanding PSG Pati melawan Hizbul Wathan FC. Sedangkan pada pada pukul 18.15 akan digelar pertandingan Persijap Jepara melawan PSIM Yogyakarta.
Baca Juga: Pengamat Musik Bens Leo Meninggal Akibat Covid-19, Ini Profilnya
"Untuk pertandingan besok, tenaga pengamanan sudah disiapkan. Saat ini kita masih dalam masa pandemi. Masyarakat tetap diharapkan tetap mengutamakan prokes dan bersabar untuk tidak arak-arakan atau pergi ke stadion." ***
Artikel Terkait
Terjerat Kasus Pelecehan Mahasiswi Universitas Riau, Dekan FISIP Unri Jadi Tersangka
Biadab! Dukun Pengganda Uang di Magelang, Racuni Korban dengan Sianida Hingga Tewas
Bertambah! Korban Dukun Pengganda Uang di Magelang Jadi 3 Orang, Mereka Tewas Diracun Pelaku
Polres Sukoharjo Selamatkan 53 Anjing yang Diperdagangkan untuk Konsumsi
Polda Jateng Bekuk Komplotan Spesialis Pembobol Brankas Perkantoran
Petugas Lapas Semarang Kembali Gagalkan Lemparan 152,17 Gram Sabu-sabu dalam Batu Baterai