Baca Juga: Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran 10 November di Surabaya
Pemakaman Pahlawan dan Penumpasan Pihak yang Diduga Sebagai Pemberontak
Pada 4 Oktober 1965, pengangkatan jenazah pun dilakukan dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Para perwira yang gugur ini diberikan penghargaan sebagai Pahlawan Revolusi.
Pasca peristiwa itu, rakyat Indonesia mendukung penumpasan PKI. Demonstrasi anti-PKI juga terus berlangsung. Pemerintah menangkap orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Pada 9 Oktober 1965, Kolonel A. Latief ditangkap di Jakarta. Pada 11 Oktober 1965, Letkol Untung hampir melarikan diri ke Jawa Tengah pun ditangkap di Tegal. D.N. Aidit, Sjam, Sudisman, dan lain-lain ditangkap pada 22 November 1965 sebagai petinggi PKI.
Baca Juga: Taman MT Haryono Semarang untuk Mengenang Jasa Sang Pahlawan Revolusi
Pada 14 Februari 1966, beberapa tokoh PKI dibawa ke sidang Mahkamah Luar Biasa. Rakyat menuntut PKI dibubarkan. Saat Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966, Soeharto memusnahkan PKI dan organisasi di bawahnya.***
Artikel Terkait
7 Pahlawan Perempuan Sebelum Kemerdekaan, dari Laksamana Malahayati Sampai Rasuna Said
Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran 10 November di Surabaya
Taman MT Haryono Semarang untuk Mengenang Jasa Sang Pahlawan Revolusi
Tokoh di Sekitar Nasionalisasi De Javasche Bank
Profil Jenderal Wanita Pertama, Brigadir Jenderal Polisi Purn Jeanne Mandagi Lengkap! Sangat Menginspirasi!