TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan PT Garuda Indonesia menandatangani perjanjian penerbangan 47.915 jemaah haji reguler termasuk petugas kloter pada musim haji 1443 H/2022 M.
Dilansir dari laman haji.kemenag.go.id, Kemenag dan pihak PT Garuda Indonesia sepakat terkait pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi.
Baca Juga: Kloter Pertama Berangkat 4 Juni 2022, Indonesia Berangkatkan 241 Kloter Calon Jamaah Haji
Perjanjian Kerjasama (MoU) ditandatangani oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, di Ruang Sidang I Ditjen PHU pada Rabu (11/05/2022).
“Garuda akan menerbangkan jemaah haji Indonesia dari 9 embarkasi, yaitu: Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok,” terang Hilman Latief usai menandatangani perjanjian di Jakarta.
Hilman berharap Garuda dapat berperan dalam mendorong ekonomi haji, khususnya kaitannya dalam hal pengiriman produk-produk dalam negeri.
Baca Juga: Fix! Data Calon Jamaah Haji 2022 Selesai Difinalisasi. Daftar Nama Bisa Cek di Laman Ini
Hal ini mendapat respon positif dari Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Dia berkomitmen untuk mendukung akselerasi pengiriman komoditas tertentu dari Indonesia untuk mendukung kebutuhan jemaah di Tanah Suci.
Pada masa operasional haji tahun 1443 H/2022 M, Pemerintah Indonesia akan memberangkatkan 93.781 jemaah haji reguler dan petugas kloternya.
Petugas kloter (kelompok terbang) adalah mereka yang menyertai jemaah selama penyelenggaraan haji. Setiap kloter ada empat petugas, terdiri atas: Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, dan dua petugas kesehatan.
Baca Juga: Sebaran Kuota Haji 1443 H/2022 Setiap Provinsi Sudah Ditetapkan. Jawa Barat Paling Banyak
Sementara itu menurut Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, penerbangan jemaah haji dan petugas kloter Indonesia akan dilakukan oleh dua maskapai PT. Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines
Mujab menjelaskan nantinya Garuda Indonesia akan membawa 47.915 jemaah haji dan petugas kloternya (51%).
Sedangkan lainnya 45.866 jemaah haji dan petugas kloter (49%) akan dibawa Saudi Arabian Airlines dari 5 embarkasi haji, yaitu Batam, Palembang, sebagain Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi dan Surabaya.
Artikel Terkait
Cara Membuka Tabungan Haji dan Umrah di Bank Umum Syariah
Haji 2022 : Biaya Haji Berubah Setiap Tahun. Ini Daftar Biaya Haji sejak tahun 2015
Sekarang Daftar Haji Bisa Online, Kemenag Luncurkan Aplikasi Berbasis Digital Mobile HajiPintar
HAJI 2022: Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat. Salah Satu Syaratnya di Bawah Usia 65 Tahun
HAJI 2022: Tok! Biaya Ibadah Haji 1443 H Ditetapkan Sebesar Rp 39,8 juta Per Jemaah
HAJI 2022 : Arab Saudi Keukeuh Tetapkan Batasan Usia Haji 65 Tahun, Dirjen Kemenag: “Kita Harus Ikuti”
Kuota Haji Indonesia 2022 Sebanyak 100.051 Jemaah, Terbanyak Dibanding Negara Lain. Kloter Pertama 4 Juni 2022