TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Di setiap musim haji, jumlah jamaah yang melaksanakan Rukun Islam kelima jutaan orang. Tahun ini saja, jumlahnya berkurang banyak karena situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir.
Tahun ini jumlah jamaah haji diperkirakan sebanyak 1,7 juta orang dari seluruh dunia. Indonesia sendiri di musim haji 1443H ini mendapatkan kuota 100 ribu orang. Kloter pertama haji Indonesia akan berangkat ke Arab saudi, 4 Juni 2022.
Berkumpulnya jutaan manusia pada satu lokasi seperti dalam pelaksanaan ibadah haji ini, tentu saja perlu penanganan khusus, terutama menyangkut tanda pengenal atau identitas diri.
Jika kita amati dengan teliti, setiap jamaah haji khususnya Indonesia selalu mengenakan gelang di tangan mereka. Gelang yang dipakai selama ini terbuat dari lempengan logam yang diharuskan dipakai oleh jamaah selama masa pelaksanaan ibadah haji.
Gelang jamaah haji itu bukanlah untuk tujuan perhiasan atau fashion namun memiliki fungsi penting bagi pelaksanaan haji. Gelang jamaah haji ini terbuat dari baja putih yang biasa disebut monel atau stainless Steel.
Lalu apa fungsi gelang tersebut?. Gelang tersebut berfungsi sebagai identitas jamaah. Pada gelang tersebut terdapat beberapa informasi penting tentang data identitas jamaah yang sewaktu-waktu diperlukan jika jamaah tersesat atau terpisah dari rombongan.
Baca Juga: Kemudahan Bagi Jamaah Haji Tahun ini, Mulai Layanan Air Zamsam Hingga SIM Card Gratis
Data identitas apa saja yang terdapat di gelang tersebut?. Di bagian ujung gelang terdapat data asal embarkasi dan tahun hijiryah keberangkatan jamaah haji.
Di gelang itu juga tertulis nomor kelompok terbang atau yang sering disebut dengan kloter. Dalam gelang tersebut juga tertulis nomor paspor jamaah yang berada di samping identitas utama yakni tulisan dalam bahasa Arab “Al Hajj Al Indonesi” (Jamaah Haji Indonesia).
Identitas utama ini juga terdapat gambar bendera merah putih untuk mempermudah indentifikasi jamaah yang berbaur dengan jamaah dari penjuru dunia.
Baca Juga: Cerita Horor Sewu Dino SimpleMan Banyak Dicari, Ini Link PDF Download Gratis
Di samping bendera merah putih tertulis nomor maktab jamaah. Maktab adalah kantor atau tempat yang mengatur urusan ibadah haji. Maktab bertugas melakukan pembagian kelompok jamaah haji di setiap muassasah yakni organisasi gabungan antara mutawif, pembimbing tawaf yang biasa disebut syekh, dan muzawir (pembimbing ziarah) di Arab Saudi.
Selain data-data administrasi jamaah tersebut, nama jamaah juga tertulis di gelang lengkap dengan nomor urut jamaah. Nama yang tercantum tersebut sesuai dengan nama yang ada di passpor dengan minimal tiga suku kata.
Artikel Terkait
Sebaran Kuota Haji 1443 H/2022 Setiap Provinsi Sudah Ditetapkan. Jawa Barat Paling Banyak
Kloter Pertama Berangkat 4 Juni 2022, Indonesia Berangkatkan 241 Kloter Calon Jamaah Haji
Haji 2022 : Garuda Siap Terbangkan Jemaah Calon Haji Indonesia dari 9 Embarkasi. Kloter Terakhir 3 Juli 2022
Asrama Haji Donohudan Siap Layani 15.305 Jemaah
Tiba Dari Arab Saudi, Ini Pesan Menag Untuk Jemaah Haji
Haji Mabrur Dambaan Utama Umat Islam, Ini Lima Tanda-tanda Jamaah Mendapatkannya
Tidak Dibebankan kepada Jamaah. Pemerintah dan DPR Sepakat Menambah Anggaran Haji Sebesar Rp 1,5 Triliun.
Siap Layani Jamaah, 325 Petugas Haji Diberangkatkan ke Arab Saudi