Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi itu menambahkan, terkait kuota, hal itu bukan keputusan Kementerian Haji dan Umrah saja.
Proses pengambilan keputusan tentang kuota, harus melibatkan instansi terkait lainnya di Kerajaan Arab Saudi.
Tawfiq F. Al-Rabiah juga menjelaskan, bahwa jumlah kuota tidak akan sama seperti sebelum pandemi.
Baca Juga: Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar 1 April Secara Hybrid, Begini Tahapannya
Namun, Arab Saudi, tahun ini siap menerima jemaah haji dari luar negeri.
Kepastian kuota haji ditunggu oleh semua negara pengirim jemaah, tidak hanya Indonesia.
Selain Menag Yaqut, sejumlah menteri agama dari berbagai negara juga telah bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi untuk menanyakan hal yang sama, yaitu kuota haji.
Baca Juga: MotoGP Pertamina Mandalika Sisakan Sampah Berserakan. Kasihan Tenaga Kebersihannya...
Mereka antara lain dari Negara Malaysia, Turki, Qatar, Tunisia, Etopia, Bangladesh, Mesir, Irak serta Uni Emirat Arab.
Kunjungan kerja Menag ke Arab Saudi juga untuk menghadiri Mu'tamar wa Ma'radl Khidamaatil-Hajj wal-'Umrah yang diselenggarakan Menteri Haji dan Umrah, Muktamar dan Pameran Internasional Haji dan Umrah pada 21 Maret.***
Artikel Terkait
Kemenag Susun Skema Penyelenggaraan Umrah dan Haji 1443 H
Cara Membuka Tabungan Haji dan Umrah di Bank Umum Syariah
Menag Akan ke Arab Saudi Bahas Haji 2022. Indonesia akan Minta Jatah Kuota Negara Lain yang Tak Terpakai
Arab Saudi Dilaporkan Izinkan Ibadah Haji 2022 Diikuti Jemaah dalam Jumlah Besar
Haji 2022 : Belum ada Kepastian Pelaksanaan dari Otoritas Arab Saudi. Kemenag Usulkan Biaya Haji Rp 42 juta
Haji 2022 : Biaya Haji Berubah Setiap Tahun. Ini Daftar Biaya Haji sejak tahun 2015
Sekarang Daftar Haji Bisa Online, Kemenag Luncurkan Aplikasi Berbasis Digital Mobile HajiPintar